Rabu, September 28, 2022
spot_img

Harga Daging Sapi di Kota Bandung Tidak Naik

BerandaHeadlineHarga Daging Sapi di Kota Bandung Tidak Naik
BANDUNG – Meski harga daging sapi kini naik dari semula Rp110-120.000/kg menjadi Rp125-130.000/kg namun pedagang sapi  di Kota Bandung tetap mematok harga lama.
Terkecuali di pasar Ciroyom, pasar pasar lainnya tetap berjualan.
Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Elly Wasliah menyampaikan hasil pantauan di 8 pasar dipantau yakni, pasar Palasari, Kosami, Sederhana, Kircon, Pasar Baru, Ancol, Cihaur Geulis dan Ujung Berung.  Pedagang daging sapi di kota Bandung aktif berjualan kecuali pasar Ciroyom, beberapa penjual disana tidak berjualan karena khawatir jika niak harga tidak ada pembeli.
Terkait harga kata Elly masih ada pedagang menjual dengan harga lama tetapi ada juga dengan harga Rp125.000 dan tertinggi Rp130.0000, itu di pasar Palasari dan Pasar Baru.
“Saya tanya kenapa tidak menaikan harga, jawab pedagang tidak berani naikin karena khawatir tidak ada yang beli, tetap harga lama tapi keuntungan sedikit,” ungkapnya.
Masih kata Elly, ketersedian daging sapi di Indonesia sangat tergantung pasokan sapi import dari Australia. Sedang pengkomsumsi sapi lokal hanya  3-5 persen, sisa import.
Namun ternyata stok dari Australia, berkurang sehingga harga ternak naik.
“Pemerintah pusat sedang dijajaki import dari luar asutralia. Untuk harga di RPH sendiri Rp42-45.000/ kg bobot hidup sekarang Rp47-49.000/kg bobot hidup,” jelasnya.
Elly berharap tidak ada pedagang sapi yang mogok lagi, pasalnya berimbas pada pelaku usaha resto, baso dan yang lainnya.(kai)

Berita Terbaru