Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Pedagang Berharap Sky Walk Ramai Lagi

BerandaHeadlinePedagang Berharap Sky Walk Ramai Lagi

BANDUNG – Supadi (56) salah seorang pedagang di sky walk mengaku tetap bertahan berjualan karena tidak memiliki usaha lain selain itu jika harus jualan di bawah, lapak untuk berjualan sudah tidak ada.

“Ada gak ada ya tungguin aja, ada yang naik tapi jarang beli gak menjamin beli. Mereka kecewa karena pas naik keatas gak ada apa apa, dulu ada robot robot jadi anak anak pada diphoto, sebelum corona juga udah sepi setelah corona tutup semua. Jadi pada duduk sebentar turun lagi,” keluh Supadi di lokasi.
Pendapatan selama ini kata dia sehari Rp 40 rib itu pun yang beli petugas penyapu Kota Bandung.
Pedagang yang sudah berjualan diawal ada sky walk atau ahun 2017 itu berharap di sky walk banyak lagi aktivitas sehingga bisa ramai lagi.
Selain minta ramai lagi, Supadi juga ingin keamanan disana diperketat lagi sehingga pembobolan tempat usaha disama tidak ada lagi.
“Semua pedagang disini pernah kebobolan saya saja sudah tiga kali mulai dari uang receh, mikrophone, kaos dan lainnya,” harapnya.
Sementara Kadisbudpar Kota Bandung Kania Dewi Sari berharap sky walk secepatnya dipercantik lagi.
Untuk mereka yang akan  mengisi seni budaya disana terlebih dulu  akan dilakukan pengakurasian agar wisatawan berasa nyaman.
Para pelaku seni budaya sendiri akan bergilir dan event pun akan bertema setiap bulannya.
“Seni budaya, pariwisata dan belanja serta ekonomi kreatif sehingga nanti bikin calendar event sepanjang tahun. Rencana 1 bulan itu ada berapa kali event. PSBB selesai bikin per triwulan pertama ini,” ungkapnya.
Masih ditempat yang sama Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Atet Hadiman mengatakan PKL di sky walk tidak boleh bertambah hanya 192 pedagang.
Atet pun menegaskan bahwa PKL kini berjualan dibawah jembatan sky walk bukan yang dari atas namun pedagang baru.
“Tidak bertambah ya yang dibawah akan ditertibkan. Disini tetap 192 nanti usahanya dibina pemasaran, pembiayaan dan sebagainya. Covid ini seluruh PKL gulung tikar ya, makanya kami akan koordinasikan dengan instansi lain, khusus disini kami berharap aktivasi bisa secepatnya, terlebih kondisi disini hampir semua kiosnya kini bocor,” tutur Atet.(kai)

Berita Terbaru