Kamis, September 29, 2022
spot_img

Target Vaksinasi Covid-19 Selanjutnya Pelayan Publik dan Pedagang Pasar

BerandaHeadlineTarget Vaksinasi Covid-19 Selanjutnya Pelayan Publik dan Pedagang Pasar
BANDUNG – Terget yang akan menerima penyuntikan vaksin setelah tenaga kesehatan yakni pelayanan publik dan pedagang pasar.
Namun berapa banyak kuota vaksinnya sendiri kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana belum diketahui untuk berapa banyak.
“Target vaksinasi selanjutnya menurut pemerintah pusat adalah pelayanan pulblik dan pedagang pasar selain TNI, polri, PNS. Tapi tidak tahu berapa kuotanya, apakah kita menyerahkan data atau ditentukan disana,” terang Yana di balaikota Rabu (3/2/2021).
Namun harapan Yana jumlah vaksin sesuai yang diusulkan.
“Kan kalau kita mengusulan ideal wae atuh ya, secara prinsip mah kita nunggu ya, karena kan pemerintah pusat juga punya prioritas mana yang didahulukan, di Jabar saja ada 27 kabupaten/kota,” ungkapnya.
Disampaikan pak dirjen kata Yana, alasan pedagang pasar harus di vaksin karena di pasar itu relatif terjadinya banyak interaksi pedagang dengang masyarakat, jadi itu kenapa diutamakan.
Pada prinsip lanjut Yana di kota Bandung untuk pelaksanaan vaksin sudah siap.
“Kamarin di poltekes bagus, target awal kan kurang lebih 23 ribu. Saya rasa yang vaksin di Poltekes 70 persennya warga Kota Bandung, begitu juga hari ini di Sabuga 2300, 70 persennya warga Bandung jadi sudah pasti ada penambahan,” paparnya.
Teknis pelaksanaan vaksin di pasar sendiri kata Yana kemungkinan secara  mobile. Dinkes kota Bandung dan satgas lainnya  nanti datang ke pasar tersebut.
Positif aktif di kota Bandung kini mulai berkurang dan kabar baiknya pasien covid-19 yang sembuh terus bertambah.
Yana mengakui bahwa penyebab tinggi kasus covid-19 karena libur panjang.
Jelasnya setelah libur panjang 2 minggu-1 bln kota Bandung selalu panen peningkatan kasusu.
“Tetapi kalau lewat inkubasi kemungkinan trend menurun. Kalau pemerintah pusat menyebutkan libur ditiadakan bersyukur, karena pengalaman setiap libur panjang kita selalu panen. Ya kita mah patuhi saja protokol kesehatan, kalau gak ada keperluan gak usah keluar rumah,” imbuhnya.(kai)

Berita Terbaru