Rabu, Oktober 5, 2022
spot_img

Anggota DPR RI Sambangi Ayah dan Anak Yang Sempet Berseteru

BerandaDaerahAnggota DPR RI Sambangi Ayah dan Anak Yang Sempet Berseteru
BANDUNG – Beberapa waktu lalu sempat heboh pemberitaan seorang ayah bernama Koswara (85) didugat dua anak kandungnya sebesar Rp 3 miliar karena sengketa tanah, beruntung perkara perdata masuk pengadilan negeri Bandung itu berakhir damai.
Anggota Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi yang mengadvokasi kedua pihak berhasil membuat Deden anak kedua Kosawara mencabut kuasa ke advokat Musa Darwin Pane.
Di kediaman Koswara di jalan AH Nasution Kelurahan Pakemitan Kecamatan Cinambo Kota Bandung, Dedi menyaksikan keluarga ini kembali rukun. Hamidah, Mochtar dan Ajid tampak hadir. Sedang Masitoh, anak ketiga Koswara sudah meninggal dunia
Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, untuk membuat perselisihan itu berakhir damai dengan pendekatan non hukum.
Selama ini, perkara tersebut mengedepankan hukum yang formal dan normatif sehingga sempat berlarut-larut.
“Kalau melibatkan keluarga, harusnya menggunakan pendekatan rasa, moril. Selama ini saya sering mengadvokasi kasus perdata libatkan keluarga, pendekatan yang dikedepankan ya pendekatan rasa,” ujar Dedi.
Dedi mengaku turut berbahagia atas rukunnya kembali keluarga Koswara.
“Terima kasih sudah mengundang saya kesini dan berbagi kebahagiaan. Semoga bapak Koswara sehat, anak-anaknya semakin sayang dan selalu rukun. Terima kasih juga untuk Bobby Herlambang Siregar dan rekan-rekan selaku kuasa hukum pak Koswara yang dengan gigih mendamaikan dan tanpa biaya alias gratis dalam menyelesaikan perkara ini,” ucap dia.
“Sepanjang pertemuan tadi, lihat sendiri kan pak Koswara itu sangat sayang sama Deden. Makanya, kasih sayang orangtua itu tidak akan lekang oleh waktu dan dalam kondisi apapun. Ini jadi kasus ketiga yang saya advokasi dalam sebulan ini,” ucap dia.
Rumah Koswara sendiri dulu merupakan bioskop. Saat ini, tanahnya terdiri dari beberapa petak. Proyektor bioskop yang sempat digunakan masih disimpan dengan baik.
Sementara itu, Deden mengaku mengambil hikmah dan pelajaran penting atas kejadian ini.
“Kehadiran pak Dedi semakin menyadarkan saya, bagaimanapun kondisi dan situasinya orang tua harus dijaga raganya, dijaga jiwanya,” ujar Deden sambil memeluk Koswara.
Koswara sendiri sejak kasus ini bergulir terpaksa mengungsi ke rumah Hamidah. Seiring kembali harmonis, Koswara akhirnya kembali ke rumahnya.
“Anak-anak sudah rukun, saya bahagia sekali. Saya tenang dan senang sekali. Deden bisa saya peluk, bisa kembali hidup bersama lagi,” ucap Koswara.
Hamidah, anak ke empat Koswara yang juga sempat turuut tergugat bersama bapaknya, bersyukur keluarganya kembali harmonis.
Bobby Herlambang Siregar menyampaikan rasa terima kasihnya karena dorongan moral dari Dedi mempercepat selesainya kasus ini.
“Kami sangat bersyukur kasus ini selesai dan berakhir damai. Tentu itu tidak lepas dari dorongan semua pihak termasuk pak Dedi yang dengan cara-cara humanisnya mendorong perkara ini berakhir damai,” ujar Bobby.
Seperti diketahui, kasus ini berawal dari gugatan Deden ke Koswara soal sewa menyewa lahan di milik Koswara. Deden menyewa warung di lahan Koswara sejak 2012. Pada 2019, Koswara mengembalikan uang sewa ke Deden karena tanah seluas 4000 meter warisan orangtuanya akan dijual dan dibagikan ke ahli waris.
Deden keberatan dan melalui adiknya, Masitoh yang juga advokat, menggugat Koswara. Gugatannya Deden meminta Rp 3 miliar jika terusir dari lahan Koswara serta ganti rugi materiil dan immateriil Rp 220 juta.  Pada Rabu (10/2/2021), mereka bersepakat berdamai tanpa syarat apapun.(kai)

Berita Terbaru