Senin, September 26, 2022
spot_img

Dosis Vaksin Satu Ke Dua Bagi Lansia Lebih Lama

BerandaHeadlineDosis Vaksin Satu Ke Dua Bagi Lansia Lebih Lama
BANDUNG – Direktur Umum RS Al Islam, dr. Muhammad Iqbal menyampaikan penyuntikan vaksin dosis pertama bagi lansia ada kekhususan.
“Di samping screening yang umum diberikan kepada peserta yang akan divaksinasi, kalau lansia ada screening tentang kerapuhan, jadi apakah lansia ini dalam kondisi sehat bisa beraktifitas sehingga itu menjadi satu hal yang perlu untuk dilihat oleh tenaga kesehatan,” ujar Muhammad.
Kemudian lanjutnya, untuk lansia jarak antara dosis pertama dengan dosis kedua itu 28 hari, jadi agak berbeda kalau untuk tenaga kesehatan jaraknya 14 hari dan mungkin untuk masyarakat umum jaraknya 14 hari.
“Jadidi selesainyapun agak lebih panjang untuk lansia dibandingkan masyarakat umum. Tidak ada kendala ini sudah berjalan setengahnya dari sejak tadi pagi kita tidak menemukan adanya efek samping atau keluhan pasca imunisasi (suntik vaksin),” jelasnya.
Masih kata Muhammad, jatah vaksin setiap hari pihaknya mencadangkan 60 orang yang divaksinasi dibagi tiga gelombang, pagi-siang-sore sehingga setiap satu sesinya hanya 20 orang.
“Memang nanti datangnya vaksin tergantung kiriman dari Dinkes, misalkan datangnya 40 (vaksin) kami terima, jadi tergantung kiriman,” tegasnya.
Untuk yang gagal screening penjadwalan ulang atau tidak kata Muhammad pasiennya harus berobat terlebih dulu. Pasalnya karena dari panduan screening itu sebaiknya dalam kondisi terkontrol, seperti diabetes boleh divaksin asalkan dalam kondisi terkontrol, oleh karena itu ada hal yang spesifik karena banyak komorbid yang terjadi pada lansia seperti hipertensi, diabetes dan penyakit jantung misalnya dan itu harus dipastikan.
“Memang proses screeningnya agak lebih panjang karena harus kita pastikan kalau ini tidak menjadi satu masalah, kita harus yakin kalau lansia ini layak untuk mendapat vaksin, jadi kalau sudah memungkinkan bisa dijadwal ulang,” tutupnya.(kai)

Berita Terbaru