Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Selain PHK, Banyaknya Pengangguran Juga Akibat Lulusan SMA/SMK Tak Terserap

BerandaKota BandungSelain PHK, Banyaknya Pengangguran Juga Akibat Lulusan SMA/SMK Tak Terserap

BANDUNG – Akibat pandemi covid-19, jumlah pengangguran di kota Bandung meningkat 3,03 persen dari semula 105.067 orang menjadi 147.081 orang.

Selain karena pandemi, peningkatan pengangguran pun meningkat karena lulusan SMA/SMK tidak terserap sebagai tenaga kerja.

Jumlah pengangguran tertinggi SLTA/SMK sebanyak 77.000 hingga 87.457, itu hasil analisa faktor bonus demografi di Bandung dimana usia remaja atau produktif menyampai angka 77 persen lebih.

“Dampak dari kelesuan usaha karena ada program PSBB sehingga banyak pegawai dirumahkan bahkan perusahaan tutup, ada juga di PHK,” ujar Kabid Penampatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Marsana, Kamis (4/3/2021).

Kata Marsana, meningkatnya jumlah penganggur jadi PR bagi Disnaker untuk memberdayakan para penganggur.

“Ini tantangan kita untuk menciptakan kerja sebanyak-banyaknya, sebenarnya kalau mereka dimanfaatkan secara efektif merupakan kekuatan kota untuk meningkatkan usaha perekonomian kita,” ucapnya.

Pihaknya sendiri melakukan berbagai upaya seperti melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi sesuai yang dibutuhkan dunia usaha. Kemudian pelatihan berbasis masyarakat untuk membentuk usaha baru, lalu pemagangan guna menyiapkan tenaga kerja untuk memasuki dunia kerja atau membuka lapangan kerja berwirausaha secara mandiri.

Selain itu memfasilitasi penempatan tenaga kerja. Bahkan Disnaker melakukan pendataan pencari kerja yang ada di kota Bandung yang mendaftar ke dinasker.

“Kemudian kita mem-follow up dengan data wajib lapor lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan dan kita juga melakukan pendataan lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan di kota Bandung. Formal kita telusuri kita fasilitasi penempatannya dengan mensingkronkan pencari kerja dengan lowongan kerja, kemudian menyelenggarakan bursa kerja baik kita lakukan secara online maupun offline,secara offline sat ini terkendala,” bebernya.

Tahun kemarin kata Marsana, Disnaker kota Bandung tak bisa menggelar 4 paket bursa kerja karena terkendala pandemi.

“Sekali dibuka ribuan atau 7-8 ribu yang daftar itu bahaya kan jadi diganti online dan ada yang daftar 11 ribu an,” tutupnya.(kai)

Berita Terbaru