Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Tingkatkan Kesejahteraan, Kota Bekasi Masuk Nominasi Paritrana Award

BerandaKota BekasiTingkatkan Kesejahteraan, Kota Bekasi Masuk Nominasi Paritrana Award

KOTA BEKASI – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI mengumumkan kandidat raihan Paritrana Award Tahun 2020 mengenai penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Double Tree Jakarta Pusat, Selasa (16/3).

Paritrana Award ini merupakan inisasi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenko PMK RI bersama BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dimulai sejak tahun 2017, tujuannya memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah dan pelaku usaha yang dinilai telah mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan, untuk menjadi kandidat peraihan Paritrana Award tahun 2020, seperti dijelaskan penghargaan tersebut mengenai penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahun 2020.

Wali Kota bersama Tim Wali Kota Bekasi untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan, Prof. Haris Budiyono, Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, melakukan wawancara mengenai penguatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada masa pandemi Covid-19 di Kota Bekasi.

Dijelaskannya bahwa program prioritas dalam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Pemerintah Kota Bekasi, yakni peningkatan apresiasi dan insentif bagi Tenaga Kerja Kontrak (TKK), Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW), anggota Linmas, Kader Posyandu, Marbot Masjid dan kelompok lainnya.

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bekasi terhadap Tenaga Kerja Kontrak (TKK) atau non ASN di Pemerintah Kota Bekasi sebanyak 10.245 peserta dari 43 perangkat daerah Pemerintah Kota Bekasi, Guru Tenaga Kontrak sebanyak 2.830 tenaga kerja dan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) sebanyak 1.711 peserta dari 54 Kelurahan di Kota Bekasi serta Kader Posyandu sebanyak 15.764 peserta.

Saat wawancara dengan media, Wali Kota Bekasi, mengatakan bersama program ini melalui BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi bukan hanya sebuah kemitraan yang dibangun, tetapi juga dibentuk sistemnya untuk menghasilkan sebuah manfaat untuk warga terutama pekerja dan diikat melalui regulasi sehingga muncul kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Bukan hanya pengembangan kuantitas yang kita gagas, tapi kualitasnya juga, mudah-mudahan cerminan ini membuahkan hasil terbaik untuk Kota Bekasi dan menjadi modal bersama dalam suatu sinergitas yang bisa diraih manfaatnya,” tukasnya.(hms/gir)

Berita Terbaru