Rabu, November 30, 2022
spot_img

Achyani: Vaksin Mandiri Masih Tunggu Informasi Kemenkes

BerandaHeadlineAchyani: Vaksin Mandiri Masih Tunggu Informasi Kemenkes

BANDUNG – Warga Kota Bandung yang berkemampuan lebih ingin divaksin secara mandiri atau gotong royong masih harus sabar.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Achyani Raksanegara, sampai hari ini belum ada informasi terkait vaksin secara mandiri itu.

“Untuk jalur mandiri atau gotong royong masih menunggu Kemenkes belum ada informasi, semoga cepat juga. Bagi warga berkemampuan bisa memilih jalur tersebut sehingga bisa cepat tercapai imuniti,” jelas Achyani usia mendampingi Wali Kota Bandung Oded M Daniel memantau vaksinasi di Sport Jabar Arcamanik, Rabu (17/3/2021).

“Misal suami saya lansia bukan, pelaku tahapan bukan. Tentunya dia harus mengambil jalur yang gotong royong ini,” ucap Achyani mencontohkan bila ada warga mampu ingin vaksin mandiri.

Masih kata Achyani vaksin jalur mandiri terlebih dulu ditetapkan oleh pemerintah pusat. Jenis vaksinnya pun berbeda dari program, kemudian harus ada penetapan dari BPOM, MUI.

Dan terkait penetapan harga kata Achyani belum ada, serta nanti akan ditentukan terlebih dulu fasilitas kesehatan mana saja yang boleh memberikan pelayanan vaksinasi.

Sebelumnya disampaikan Wali Kota Bandung Oded M Daniel bahwa vaksin hari ini ada kolaborasi kerjasama antara grab dan Pemkot Bandung yang jumlah target yang divaksin sebanyak 5000.

“Saya mang Oded ucapkan terima kasih kepada grab sudah kolaborasi, bukan hanya grab sudah banyak mengajak, menyampaikan bahkan meminta kolaborasi vaksinasi ini. Ini membuktikan sesungguhnya dengan semangat kolaborasi covid-19 segera selesai, vaksinasi juga bisa dengan percepatan,” jelas Oded.

Target vaksin kota Bandung sendiri sekitar 1,2 lebih warga sehingga itu dibutuhkan kolaborasi.

Oded mengaku bahagia dengan fakta realitas bahwa warga kota Bandung guyub menghadapi pandemi ini.

“Lansia, ASN, pelayanan publik termasuk wartawan semua kita lakukan. Cuma pengaturan saja, karena proses ini panjang saya berharap permohonan sabar, insyaallah akan dilaksanakan sebaik baiknya,” tuturnya.

Ditambahkan Achyani target total hingga kemarin vaksinasi untuk lansia sudah 15 persen sehingga perlu percepatan.

“Kalau pelayanan publik termin satu 90 persen kita masuk termen dua, minggu depan kita geber lagi lansia. Untuk target total tahap 1 yakni bagi tenaga kesehatan sudah 100 persen selesai dan tahap 2 vaksin 30-40 persen, kan masih lama sampai Juli,” tutupnya.

Sedang Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan vakasinasi di kota Bandung ada sistem pelayanan ditempat dan drive thru bagi 5000 warga Bandung mulai dari lansia, pekerja pariwisata dan media. Ada juga pemberian 10 ribu strip vitamin dan 3200 macam macam peralatan atau tool kit.(kai)

Berita Terbaru