Jumat, Desember 2, 2022
spot_img

Jika Mudik Diperbolehkan, Ini Skema Disiapkan Dishub Kota Bandung

BerandaHeadlineJika Mudik Diperbolehkan, Ini Skema Disiapkan Dishub Kota Bandung

BANDUNG – Jika kebijakan mudik lebaran 2021 tetap diperbolehkan seperti saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung telah membuat sejumlah skema untuk angkutan mudik.

Disampaikan Kepala Bidang Manajamen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Khairul Rijal, Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri telah menetapkan untuk cuti lebaran akan jatuh pada tanggal 12 Mei 2021. ‎

“Tanggal 22 Februari 2021 sudah terbit SKB 3 Menteri yang menyatakan jatah cuti bersama 2021. Untuk lebaran 2021 yang prediksinya akan jatuh pada tanggal 13 dan 14 Mei pada hari kamis dan Jumat itu pemerintah resmi mengumumkan cuti bersama hanya satu hari, yaitu Rabu 12 Mei 2021,” kata Rijal di Taman Dewi Sartika, Balai Kota Bandung, Kamis (25/3). ‎

“Untuk kebijakan mudik sampai saat ini, belum ada larangan seperti tahun kemarin,” imbuhnya.‎

Rijal mengungkapkan, pihaknya telah membuat skema persiapan terkait akomodasi arus mudik lebaran 2021. Seperti tahun sebelumnya, pihaknya menyiapkan terminal Cicaheum dan Leuwih Panjang untuk keperluan akomodasi arus mudik.‎

“Seperti biasa, Pemkot Bandung mengoperasikan dua terminal, untuk simpul mudik, terminal Leuwih Panjang untuk arah ke barat dan Cicaheum untuk arah ke timur, namun Tahun sekarang, kewenangan Terminal Leuwih Panjang itu sudah beralih ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, kalau terminal cicaheum masih,” ungkapnya.

Rijal menuturkan, pihaknya menjamin kesiapan dari segi armada angkutan dari dua terminal. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan sebagai upaya menekan potensi penyebaran Covid-19.‎

“Pertama dua terminal ini dari sisi armada bus sudah siap. Yang lebih utama adalah prokes, mulai dari penumpang masuk dia wajib mencuci tangan, diperiksa suhu tubuh, pembatasan tempat duduk dan transaksi beli tiket yang tidak di atas bus,” tuturnya.‎

Rijal menyatakan, Untuk jumlah armada angkutan penumpang, pihak Dishub menyediakan sebanyak 486 unit yang terbagi di Terminal Leuwih Panjang dan Cicaheum.‎

“Kalau di Terminal Leuwih Panjang, ada 335 Bus dengan kapasitas maksimal 16750 kursi, kalau di Cicaaheuim 151 Bus dengan kapasitas maksimal 7750 kursi,” ujarnya.‎

Lalu, lanjut Rijal, pihaknya juga telah menetapkan standar prokes dari Bus-Bus angkutan penumpang yang datang dari luar Kota Bandung. Menurutnya, bus-bus tersebuta akan dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum masuk ke terminal.‎

“Sebelum masuk ke teriminal, itu dari pool kita minta sudah dicuci bersih, disemprot disinfektan, termasuk kru nya juga kita harapkan tidak terindikasi gejala Covid-19, kita cek juga kelaikan jalannya, ada sedikitnya lima indikator kelaikan jalannya disamping syarat lainnya,” tandasnya.‎(kai)

Berita Terbaru