Rabu, September 28, 2022
spot_img

Angka Kesembuhan Covid-19 Kota Bekasi Capai 97,64 Persen

BerandaKota BekasiAngka Kesembuhan Covid-19 Kota Bekasi Capai 97,64 Persen

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menyampaikan laporan evaluasi Covid-19 Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan pada rapat koordinasi wilayah dan tim wilayah di selasar Gate 19 Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Berdasarkan urutan jumlah kasus di wilayah dengan kasus aktif tertinggi dari Kecamatan Bekasi Selatan dengan data 105 kasus, Medansatria 63 kasus, Rawalumbu dengan 44 kasus, Pondokmelati dan Jatiasih dengan sama 36 kasus dan Kecamatan Bekasi Barat dengan 22 kasus. Sedangkan di Kecamatan Bantargebang sudah 0 kasus sesuai data yang disampaikan.

Dijelaskannya pada pekan ini Kecamatan Bekasi Selatan, Medansatria dan Rawalumbu naik dari pekan sebelumnya dan untuk Kecamatan lain mengalami penurunan dengan hasil yang membuat angka kesembuhan menjadi meningkat, bahkan untuk Kecamatan Bantargebang telah menghasilkan pada pekan ini, yakni 0 kasus.

Wali Kota dalam rakor menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diberikan Dinas Kesehatan Kota Bekasi pada 10 April 2021, angka kesembuhan sudah mencapai 97,64 persen.

“Dari data kesembuhan yang disampaikan jelad sudah jauh di atas skala nasional yang masih 88,40 persen. Sedangkan untuk angka kematian 1,27 persen dan angka kasus aktif sudah 1,09 persen,” terangnya, Senin (12/4).

Wali Kota Bekasi pada kesempatan tersebut menegaskan, walaupun angka kesembuhan sudah membaik dan terus meningkat, masih butuh kewaspadaan agar tidak terjadi peningkatan kasus kembali.

“Jika di data melalui Kelurahan dengan kasus aktif, yakni dari Kelurahan Pekayonjaya dengan 45 kasus, Kayuringinjaya dengan 27 kasus, Kelurahan Pejuang 25 kasus, Kalibaru 21 kasus, Jakasetia 20 kasus dan Harapanmulya dengan 15 kasus. Secara global di Kecamatan Bekasi Selatan dan Medansatria maish mengalami tingginya kasus,” paparnya.

Sedangkan untuk positif rate Kota Bekasi pada pekan ini menjadi 18,28 persen yang sebelumnya pada pekan lalu di angka 19,40 persen.(Ad/gir)

Berita Terbaru