Rabu, September 28, 2022
spot_img

Disdik Kota Bekasi Bantah Rekayasa Pengadaan Meubeulair

BerandaKota BekasiDisdik Kota Bekasi Bantah Rekayasa Pengadaan Meubeulair

KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi membantah keras dengan adanya isu pengadaan rekayasa meubeulair di Kota Bekasi.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan sebagai PPID Pembantu OPD, Krisman saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, bahwa pengadaan meubeulair dibutuhkan berdasarkan pengajuan kebutuhan dari sekolah dan meubuelair guna memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SPN).

Merespon pemberitaan terkait, maka perlu dijelaskan bahwa pendidikan membutuhkan standar nasional yang memerlukan penyesuaian terhadap dinamika dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta kehidupan masyarakat untuk kepentingan peningkatan mutu pendidikan.

Standar Nasional Pendidikan (SPN) adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan diseluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Melalui pengadaan meubeulair jenjang PAUD, SD, SMP Negeri, Dinas Pendidikan Kota Bekasi berupaya memenuhi standar sarana dan prasarana untuk kepentingan peningkatan mutu pendidikan di Kota Bekasi, selain itu Dinas Pendidikan berupaya memberikan fasilitas pendukung yang layak bagi para peserta didik,” jelasnya, Kamis (22/4).

Dijelaskan Krisman, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana mengatur bahwa standar sarana yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan jenjang SD dan SMP adalah meubeulair ruang kelas yang terdiri dari meja dan kursi siswa, meja dan kursi guru, lemari ruang kelas, papan tulis ruang kelas yang merupakan peralatan atau sarana penunjang tujuan pendidikan.

Untuk kebutuhan meubeulair jenjang SD dan SMP Negeri yang ada di Kota Bekasi merupakan rencana strategis yang diimplementasikan melalui kegiatan Pengadaan Meubeulair pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah membuat pemetaan kebutuhan meubelair untuk 356 SD Negeri dan 49 SMP Negeri, pemetaan kebutuhan Meubelair dibagi menjadi :

1. Penggantian Meubelair yang rusak
2. Pembangunan Ruang Kelas Baru
3. Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB)

Untuk tahun 2020 kebutuhan meubeulair jenjang SD Negeri 238 ruang kelas untuk 138 SD Negeri dan SMP Negeri 159 ruang kelas untuk 45 SMP Negeri, tahun 2021 kebutuhan meubeulair jenjang SD Negeri 243 ruang kelas untuk 183 SD Negeri dan SMP Negeri 99 ruang kelas untuk 48 SMP Negeri.

Standar Nasional Pendidikan digunakan pada Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat pada Jalur Pendidikan formal, Jalur Pendidikan nonformal, dan Jalur Pendidikan informal. Jalur Pendidikan formal terdiri atas:

a. pendidikan anak usia dini formal,
b. pendidikan dasar,
c. pendidikan menengah,
d. pendidikan tinggi.

Jalur Pendidikan nonformal terdiri atas:

a. pendidikan anak usia dini nonformal,
b. pendidikan kesetaraan.

Adapun Standar Nasional Pendidikan mencakup:

a. Standar Kelulusan,
b. Standar Isi,
c. Standar Proses,
d. Standar Penilaian Pendidikan,
e. Standar Tenaga Kependidikan,
f. Standar Sarana dan Prasarana
g. Standar Pengelolaan,
h. Standar Pembiayaan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan tersebut harus dipenuhi oleh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP.

Krisman juga menjelaskan, walau masih pandemi, namun kami (Dinas Pendidikan) tetap mempersiapkan kebutuhan meubeulair.

“Bersiap intinya, jika memang sudah tidak pandemi ataupun zona sudah di izinkan menggelar tatap muka, anak-anak Kota Bekasi bisa belajar dengan fasilitas yang nyaman guna menunjang prestasi dalam kegiatan belajar,” kata Krisman.

Kendati demikian, dia memastikan pengadaan meubeulair sudah sesuai kebutuhan serta aturan yang berlaku.(ad/gir)

Berita Terbaru