Rabu, September 28, 2022
spot_img

PPKM Kota Bekasi Kembali Diperpanjang

BerandaKota BekasiPPKM Kota Bekasi Kembali Diperpanjang

KOTA BEKASI – Komite Kebijakan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran nomor: 556/570/SET.Covid-19 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dalam Upaya Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi pada Sektor Jasa Usaha Kepariwisataan, Hiburan dan Perdagangan (Area Publik) di Kota Bekasi.

Surat Edaran (SE) tersebut berlaku terhitung sejak 4 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021 dan ditujukan untuk para pimpinan pelaku usaha jasa kepariwisataan dan hiburan, pelaku usaha pusat perbalanjaan toko swalayan dan perdagangan, pengelola pasar tradisional, pengelola pasar swasta serta pedagang kaki lima se-Kota Bekasi.

Dalam SE tersebut, ada sejumlah sasaran yang dituju, diantaranya sektor jasa usaha kepariwisataan, hiburan dan perdagangan di Kota Bekasi. Hal ini sebagai upaya pencegahan virusnya, diantaranya:

  1. Pasar Tradisional dan Pasar Swasta
  2. Membatasi jam operasional pada pasar tradisional milik pemerintah maupun swasta setiap hari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB.
  3. Pedagang kaki lima pada pasar baru bekasi, kranji baru, pasar bantargebang, dan pasar kranggan dengan pembatasan jam operasional setiap hari pukul 21.00 sampai dengan pukul 05.00 WIB. Pertokoan Pondokgede, Pertokoan Kranji, Bekasi Junction dan Pasar Atrium Pondokgede, jam operasionalnya setiap hari pukul 08.00 sampai dengan pukul 21.00 WIB.
  4. Pasar tradisional milik pemerintah maupun swasta diwajibkan melaksanakan ketentuan dengan protokol kesehatan.
  5. Pedagang Kaki Lima yang berada didalam atau diluar area pasar agar menjaga jarak fisik lapak 1 sampai 1,5 meter dan apabila melanggar akan ditindak tegas melalui penertiban dan pengangkutan oleh Satpol PP, DLH dan Disdamkar Kota Bekasi.
  6. Melakukan penataan parkir motor dan mobil pada tempat yang sudah ditentukan dan apabila melanggar akan diberikan sanksi berupa penggembokan atau pengempesan ban.
  7. Kegiatan Usaha Perdagangan dan Jasa
  8. Terhadap pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pelaku usaha perdagangan lainnya jam operasional dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB dan yang memiliki izin operasional 24 jam (TIDAK BERLAKU) tetapi tetap melakukan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB dengan wajib memperhatikan jumlah pengunjung agar tidak adanya kerumunan
  9. Hal-hal yang perlu dilakukan ditempat usaha guna antisipasi dan pencegahan risiko penularan Corona Virus Disease (COVID-19) Dalam Rangka Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kota Bekasi antara lain:
  10. Mengukur suhu pekerja dan pengunjung dengan Thermal Gun
  11. Menggunakan masker
  12. Menyediakan tempat cuci tangan disertai sabun dan hand sanitizer
  13. Melakukan pengaturan penguniung dalam 1 area sehingga tidak terjadi kerumunan
  14. Memperhatikan Physical Distance Measure dengan menjaga jarak antrian minimal 1 (satu) meter antar orang
  15. Memberikan tanda di lantai untuk memfasilitasi kepatuhan jarak fisik, khususnya didaerah yang paling ramai, seperti kasir dan customer service
  16. Menggunakan pembatas atau partisi (flexy glass) di meja atau counter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja (kasir, customer service dan lain-lain)
  17. Memasang media informasi untuk menglngatkan pekerja dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik
  18. Melakukan pembersihan secara rutin dengan menggunakan desinfektan
  19. Selalu menjaga kebersihan lokasi usaha
  20. Tempat Fasilitas Jasa Usaha Kepariwisataan Serta Hiburan
  21. Standar Protokol Kesehatan
  22. Terhadap kegiatan operasional penyediaan makanan dan minuman, penanggungjawab restoran atau rumah makan atau usaha sejenis diperbolehkan melayani makan di tempat (dine in)
  23. Terhadap penyedia kegiatan rekreasi wisata diperbolehkan melakukan operasional dengan syarat telah memenuhi protokol kesehatan
  24. Jasa perawatan kecantikan atau rambut dan sejenisnya diperbolehkan melakukan operasional dengan syarat telah memenuhi protokol kesehatan
  25. Untuk usaha pariwisata hotel, pemilik gedung pertemuan, jasa penyelenggara event pertemuan, kolam renang, lokasi daya tarik wisata, jasa ekonomi kreatif mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan standar usaha jasa kepariwisataan yang sudah ditetapkan sepanjang belum ada perubahan
  26. Untuk kegiatan fasilitas umum dapat dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen (lima puluh persen), sesuai Undang-Undang yang berlaku dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, dan
  27. Kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dapat dilaksanakan Maksimal 25 persen (dua puluh lima persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat
  28. Waktu Operasional
  29. Rumah makan atau restoran atau uaha sejenisnya untuk dine in atau makan di tempat diperbolehkan sampai dengan pukul 23.00 WIB dan dapat beroperasi kembali pada pukul 02.00 WlB sampai dengan pukul 04.30 WIB untuk melayani kebutuhan sahur dalam bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah (berlaku untuk rumah makan, restoran yang beroperasi diluar Mall).
  30. Makan atau minum ditempat paling banyak 50 persen (lima putuh persen) kapasitas pengunjung
  31. Untuk take away atau drive thru dapat melayani sampai pukul 24.00 WlB (berlaku untuk rumah makan atau restoran atau uaha diluar Mall).
  32. Bioskop beroperasi mulai pukul 12.00 WlB sampai dengan penayangan film terakhir pukul 21.00 WIB
  33. Arena permainan anak atau gelanggang permainan mekanik mulai pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WlB
  34. Untuk usaha kepariwisataan yang meliputi: klub malam, cafe, panti pijat, karaoke, musik hidup, pub, billyard, panti mandi uap atau sauna atau spa ditutup sementara waktu dalam bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.
  35. Untuk penyelenggara acara wedding di hotel, mice atau gedung pertemuan, pihak catering dan sejenisnya, diperbolehkan menyenggelarakan acara dengan ketentuan:
  36. Jam operasional mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB
  37. Pola penyajian makanan disajikan oleh pramusaji atau petugas dari pihak catering penyelenggara acara di meja masing-masing dengan pengawasan yang ketat oleh petugas serta tetap melaksanakan protokol kesehatan dan tetap menjaga agar tidak terjadi kerumunan dan menerapkan physical distancing
  38. Kegiatan live music atau organ tunggal tidak diperbolehkan, sementara waktu dalam bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, dan
  39. Tetap melaksanakan protokol kesehatan, menjaga agar tidak terjadi kerumunan serta menerapkan physical distancing, dengan kapasitas pengunjung atau tamu 50 persen (lima puluh persen) dari total kapasitas ruangan
  40. Untuk gelanggang olahraga atau pusat kebugaran diperbolehkan menyelenggarakan acara mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WlB. Khusus untuk kolam renang diperbolehkan menyelenggarakan acara pukul 08.00 WB sampai pukul 16.00 WIB.(ad/gir)

Berita Terbaru