Senin, September 26, 2022
spot_img

Pantau Prokes, ASN Pemkot Bekasi Diminta Turun Ke Lapangan

BerandaKota BekasiPantau Prokes, ASN Pemkot Bekasi Diminta Turun Ke Lapangan

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) turun ke lapangan memantau penerapan protokol kesehatan di wilayah. Hal tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat apel pagi di Stadion Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi, Senin (10/5).

“Saya minta pada H-3 jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, karena kebijakan dan peraturan masih aktif bekerja, saya minta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terjun ke lapangan untuk memantau penerapan protokol kesehatan di tingkat RT maupun RW, masjid serta mushalla,” tegasnya.

Hal ini tidak lain dilatarbelakangi angka kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi saat ini mencapai 98,15 persen, angka kematian masih stagnan di angka 1,2 persen dan kasus aktif menjadi 0,58 persen.

“Angka kesembuhannya mencapai 98,15 persen, jadi saya minta peran aktif seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bekasi untuk memantau hal tersebut,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan Kecamatan aktif dan masih memegang rate tertinggi penderita Covid-19, diantaranya:

1. Bekasi Selatan 41 kasus
2. Jatisampurna 29 kasus
3. Pondokmelati 25 kasus
4. Jatiasih 25 kasus
5. Mustikajaya 23 kasus
6. Bekasi Utara 20 kasus
7. Rawalumbu 16 kasus
8. Bekasi Timur 15 kasus
9. Bekasi Barat 14 kasus
10. Pondokgede 12 kasus
11. Medansatria 8 kasus, dan
12. Bantargebang 3 kasus

Kasus aktif pada Kelurahan se-Kota Bekasi pada pekan ini, disampaikan kepada tim wilayah penanganan Covid-19 Kota Bekasi, yakni:

1. Jakasetia 15 kasus
2. Pekayonjaya 11 kasus
3. Bojongrawalumbu 11 kasus
4. Mustikajaya 10 kasus
5. Perwira 9 kasus, dan
6. Jatimelati 9 kasus

Bed Occipacy Red (BOR) atau ketersediaan ruangan isolasi di Kota Bekasi mengalami penurunan mencapai 46,45 persen dari 50,39 persen data laporan pada 30 April 2021.

Dijelaskan bahwa ketersediaan ruangan di Rumah Sakit di Kota Bekasi, antara lain:

1. RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid dari 152 TT (tempat tidur) terisi 89 TT
2. RSUD type D Bantargebang dari 31 TT terisi 10 TT
3. RSUD type D Jatisampurna dari 25 TT terisi 3 TT
4. RSUD Type D Pondok Gede dari 35 TT terisi 1 TT
5. RSD GOR dari 112 TT tidak ada pasien di dalamnya alias zero pasien
6. RSD Bekasi Utara dari 100 TT terisi 2 TT. (ad/gir)

Berita Terbaru