Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Shalat Ied Diperbolehkan Hingga Diadakan Di Gang Gang

BerandaKota BandungShalat Ied Diperbolehkan Hingga Diadakan Di Gang Gang

BANDUNG – Wali Kota Bandung Oded M Daniel menyimpankan bahwa pihaknya mempersikah warga Kota Bandung yang ingin melaksanakan shalat Iedul Fitri dengan catatanan melaksanakan simulasi terlebih dulu dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Konsepnya desentralisasi, agar jumlah jamaah ikut shalat sedikit,” tegas Oded usai rapat terbatas di balai kota, Senin (10/5/2021).

Lanjut Oded, hal itu guna mengantisipasi kerumunan. Sehingga disetiap wilayah hingga tingka RT bisa melaksanakan shalat ied. Pelaksanaan shalat ied tersebut terlebih dulu dilakukan simulasi terdaftar, dan menerapkan protokol kesehatan ketat serta kapasitas hanya 50 persen.

“Bukan soal dilapangannya, di Bandung kan ada 4000 mesjid biasanya gabungan antara mesjid itu jadi banyak. Nah kita berikan kebijakan shalat id disentralisasi jadi tidak ada gabungan antar mesjid, tapi dilakukan di wilayah masing masing bahkan berdasarkan RT,” jelasnya.

Senada dengan Oded, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menegaskan bahwa konsep desentralisasi ini pelaksanaan shalat ied bisa dilakukan oleh banyak pihak tidak seperti tahun sebelumnya terpusat dibeberapa lokasi saja.

“Ini ujian terberat buat Kota Bandung tahun lalu covid-19 naik setelah ramadhan. Kita mendorong untuk Ied Fitri ini termasuk kebijakan jelas dan cler
Semakin banyak melaksanakan semakin bagus tidak mungkin melarang karena dari pusat tidak jelas. Bukan hanya mesjid, RT juga didorong bahkan tiap gang melaksanakan, dalam kondisi pandemi bisa 10 orang jamaahnya, khotib ada pasti tiap RT. Intinyq semakin banyak penyelenggara semakin bagus guna minimalisasi kerumunan,” tegas Tedy.(kai)

Berita Terbaru