Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Kembali Raih WTP, Wali Kota Bekasi Beserta Jajaran Kompak Gunduli Kepala

BerandaKota BekasiKembali Raih WTP, Wali Kota Bekasi Beserta Jajaran Kompak Gunduli Kepala

KOTA BEKASI – Bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, bersama Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty, berkumpul bersama para pejabat Pemerintah Kota Bekasi untuk syukuran dan sarapan bersama dalam rangka peraihan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat.

Ucap syukur yang dipanjatkan dalam bentuk nilai penghargaan kembali dan berhasil mempertahankan gelar Opini WTP ini menjadi tradisi bentuk nazar Wali Kota Bekasi yang jika mendapatkan Opini WTP, serentak menggunduli rambutnya pagi para pria pejabat, ASN maupun pegawai Non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Pada hari ini, Rabu (19/5), tersedia 5 orang hair style di Stadion Patriot Candrabhaga yang siap menggunduli rambut para pegawai, hal ini dipantau langsung oleh Wali Kota Bekasi dan Sekretaris Daerah yang masih belum menggunduli rambutnya sebagai rasa syukur dalam penghargaan yang diperolehnya tersebut.

“Sudah menjadi tradisi bagi kami, menggunduli rambut jika kita bisa meraih penghargaan Opini WTP dari BPK RI. Alhamdulillah, pada kemarin sore, Selasa (18/5) diserahkan langung oleh Kepala BPK RI untuk penghargaannya,” kata Wali Kota.

Peraihan Opini WTP ini sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 ini berhasil diraih Pemkot Bekasi dan hal tersebut sebagai penyerahan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah dari Pemerintah Kota Bekasi dan masuk dalam gelombang pertama dengan Kabupaten Pangandaran yang dihadiri juga oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran.

Wali Kota menyebutkan, ini adalah kerjasama yang baik dalam sebuah laporan keuangan baik dari pegawai ataupun dukungan dari warga Kota Bekasi yang telah berturut-turut selama 6 tahun berhasil meraih penghargaan ini.

“Pada pagi ini ada giat potong tumpeng dan sarapan bersama dan juga disiapkan tukang cukur bagi para pegawai atau pejabat yang belum menggunduli rambutnya sebagai tradisi dan ucapan rasa syukur atas keberhasilan ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga berharap kedepannya bahwa untuk laporan keuangan daerah bisa dilaporkan dengan cepat dan sebelum pada tanggal jatuh tempo dari BPKP Jawa Barat, karena para pejabat telah menandatangani laporan keuangan un audited sampai ke bagian keuangannya baik dari dinas sampai ke Tata Usaha SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Bekasi.

“Saya pulang dari Bandung usai menerima penghargaan, langsung memanggil tukang cukur langganan saya dan langsung menggunduli saat tiba di rumah, ini sebagai rasa syukur kita,” pungkasnya. (ad/gir)

Berita Terbaru