Senin, September 26, 2022
spot_img

Tingkatkan Pelayanan Covid-19, DPRD Kota Salatiga Kunjungi Kota Bekasi

BerandaKota BekasiTingkatkan Pelayanan Covid-19, DPRD Kota Salatiga Kunjungi Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Rombongan DPRD Komisi A Kota Salatiga mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait peningkatan pelayanan RSUD dalam masa pandemi Covid-19.

Ketua Komisi A sekaligus Ketua rombongan, Nono Rohana menjelaskan maksud dan tujuan datang ke Kota Bekasi.

“Tujuan kami datang dalam rangka belajar bersama untuk meningkatkan pelayanan RSUD selama masa pandemi, sejauh mana pelayanan yang ada di RSUD Kota Bekasi,” terangnya, Selasa (25/5).

Rombongan yang berjumlah 6 orang tersebut, terdiri dari anggota Komisi dan Sekretariat Dewan Kota Salatiga.

“Komisi A sendiri memiliki tugas dan fungsi pengawasan terhadap mitra, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Karena saat ini kita juga sedang mewaspadai kenaikan kasus positif Covid-19 di Kota Salatiga,” ungkapnya.

Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kemasyarakatan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, menjelaskan sejarah singkat Kota Bekasi beserta penanganan Covid-19 yang telah dilakukan di Kota Bekasi.

“Sejak awal Covid-19, Kepala Daerah kami telah menugaskan semua ASN untuk turun langsung ke wilayah dan memberikan pengarahan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan),” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, menambahkan tentang penanganan Covid-19 di Kota Bekasi.

“Sejak bulan Maret 2020, kita (RSUD) sudah memulai WFH (work from hospital) duluan, berbeda dengan ASN yang turun ke wilayah dalam rangka pencegahan Covid-19,” paparnya.

“Awalnya kami hanya menyiapkan tempat kepada para pasien Covid-19 terhitung dari Maret 2020 memang mengalami penurunan, namun ketika pasca lebaran 2020 mengalami kenaikan kasus positif yang signifikan, sehingga Pak Wali Kota membuka rumah sakit darurat di stadion Patriot Chandrabaga Bekasi,” tambahnya.

Menurutnya, kenaikan kasus saat itu juga disebabkan oleh pergerakan masyarakat Kota Bekasi berada disekitaran Jabodetabek.

“Selain penanganan pasien, RSUD juga bekerja sama dengan dinas terkait melakukan random sampling di pasar tradisional hingga swasta dan juga KAI, hasilnya dari 300 orang ditemukan 3 orang positif dan langsung diarahkan untuk perawatan secara intens ”

Untuk pengendalian di masyarakat, Kota Bekasi memiliki RW siaga yang bertugas untuk memantau peningkatan kasus covid-19 di masing – masing wilayah.

Terakhir, Kusnanto menegaskan bahwa penanganan covid -19 Tidak lepas juga dari kerja sama seluruh OPD yang dibagi per wilayah biasa disebut tim wilayah. Dibantu dengan tenaga relawan.

Hal ini juga didukung dengan patuhnya dari masyarakat Kota Bekasi mengikuti aturan dari pemerintah untuk tidak mudik dan tetap di rumah.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara Pemerintah Kota Bekasi dengan DPRD Kota Salatiga.(ad/gir)

Berita Terbaru