Rabu, September 28, 2022
spot_img

Survey Kepuasan Masyarakat Pada Sektor Peningkatan Pelayanan Publik, Pemkot Bekasi Raih Beragam Prestasi

BerandaKota BekasiSurvey Kepuasan Masyarakat Pada Sektor Peningkatan Pelayanan Publik, Pemkot Bekasi Raih Beragam...

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi rutin menggelar Survey Kepuasan Masyarakat yang dilakukan pada 89 sektor unit pelayanan publik Kota Bekasi yang terdiri dari 44 Perangkat Daerah, 3 RSUD Tipe D dan 42 Puskesmas se-Kota Bekasi.

Kepala Bagian Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi telah menggelar Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) mandiri pada sektor pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi setiap tahunnya dan pada tahun 2020 yang lalu telah menghasilkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 81,96. Raihan IKM pada tahun 2020 ini naik sebesar 0,98 dari tahun 2019 sebesar 80,98.

“Hasil dari SKM pada sektor pelayanan publik ini dapat mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan dalam menilai kinerja penyelenggaraan pelayanan, mendorong penyelenggara pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan juga dapat mendorong penyelenggara pelayanan menjadi lebih inovatif dalam menyelenggarakan pelayanan publik,” terangnya, Selasa (25/5).

Proses survey dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada koresponden yang datang langsung ke tempat pelayanan dengan indikator penilaian yang terdiri dari unsur-unsur pelayanan, yakni persyaratan layanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya atau tarif layanan, produk layanan, kompetensi pelaksana pelayanan, perilaku pelaksana pelayanan, sarana dan prasarana pelayanan serta penanganan pengaduan saran dan masukan terhadap pelayanan.

Pemkot Bekasi mengadakan pelaksanaan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) tersebut diantaranya untuk untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan dari masing-masing unit penyelenggara pelayanan publik, mengukur secara berkala penyelenggaraan pelayanan yang telah dilaksanakan oleh unit pelayanan publik, digunakan sebagai bahan penetapan kebijakan yang perlu diambil dan langkah perbaikan serta digunakan sebagai umpan balik dalam memperbaiki layanan sehingga masyarakat dapat terlibat secara aktif mengawasi pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan publik.

“Seiring upaya peningkatan layanan publik masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi juga tidak sedikit mendapatkan apresiasi atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan dari sejumlah pihak mulai dari kementerian negara, lembaga dan pihak swasta,” tuturnya.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir ini, Pemkot Bekasi kebanjiran penghargaan dari sejumlah lembaga di tanah air.

Berikut deretan prestasi yang berhasil ditoreh oleh Pemkot Bekasi, dibawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, diantaranya:

Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Status Kinerja Berdasarkan Lpaoran Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2018 dengan status kinerja SANGAT TINGGI dari KEMENDAGRI RI, Predikat Nilai B untuk Akuntanbilitas Kinerja Tahun 2019 kepada Pemerintah Kota Bekasi dari KEMENPANRB RI, Terbaik I Kota Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19 DARI KEMENDAGRI RI, Daerah Favorit Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19 dari KEMENDAGRI RI, Penghargaan Top Pembina BUMD 2020 untuk BPRS PATRIOT, Penghargaan Top 32 Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2020 Judul Aplikasi: SITARO (Siap Antar Obat) dari RSUDCAM Kota Bekasi, Penghargaan Sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia Pada Tahun 2019, Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2020 Tingkat Jawa Barat Kategori, Penghargaan Kota Terinovatif, Innovative Government Award (IGA) Tahun 2020, Penghargaan sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Wilaya Bebas Dari Korupsi (WBK) untuk RSUDCAM Kota Bekasi Tahun 2020, Penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020, Penghargaan unit Pelayanan Publik Tahun 2020 Kategori sangat Baik dari KEMENPANRB RI, Penghargaan 10 Kota Toleransi Tahun 2020 Dari Setara Institute, Penghargaan Harmoni Award 2020.

Capaian Pemkot Bekasi merupakan semangat untuk seluruh aparatur agar dapat terus bekerja dengan baik dan benar, guna mewujudkan visi misi Kota Bekasi, yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

Selain deretan prestasi dari berbagai lembaga negara yang ada Pemkot Bekasi terus melakukan berbagai terobosan, diantaranya:

Pada bidang kesehatan Pemkot Bekasi menghadirkan LKM (Layanan Kesehatan Masyarakat). Jadi, LKM ini digunakan untuk mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, Pemkot Bekasi juga berusaha menghadirkan pelayanan kesehatan berupa pembangunan RSUD Tipe D disetiap kecamatan.

Pada bidang penataan kota sebagai kota metropolitan, pastinya harus memiliki tatanan kota yang rapi sehingga indah untuk dipandang mata. Pemkot Bekasi juga melakukan penataan trotoar serta taman kota dengan dilengkapi berbagai fasilitas seperti cctv, satpol PP dan masyarakat dimudahkan dengan transportasi penunjang, yakni Transpatriot.

Disaat pandemi, Pemkot Bekasi juga mengucurkan anggaran bantuan iuran kepada para mahasiswa terdapak Covid-19 sebesar Rp7,5 miliar dan Kota Bekasi ditunjuk oleh Kemendikbud RI sebagai Program Sekolah Penggerak, yakni Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

“Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru),” jelasnya.

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak mengakselerasi sekolah negeri atau swasta diseluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Sementara itu, penanganan banjir menjadi prioritas bagi Pemkot Bekasi, pembanguan folder air diberbagai titik rawan banjir dan lubang biopori sebagai resapan air hujan.

Sebagai kota metropolitan, kemacetan menjadi persoalan dengan itu untuk mengurangi titik kemacetan, Pemkot Bekasi melakukan berbagai terobosan seperti melakukan pembangunan Fly Over Rawa Panjang dan Fly Over Cipendawa serta menciptakan sistem rekayasa lalin.

Dan jangan lupa, Kota Bekasi menjadi Peringkat Ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam Program Pencegahan Korupsi (MCP) Tahun 2020.

Itulah deretan prestasi yang berhasil dilakukan Pemkot Bekasi dalam kurung waktu beberapa tahun belakangan ini, berbagai prestasi yang diraih menjadi kepuasan tersendiri untuk terus melakukan hal terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi.(ad/gir)

Berita Terbaru