Senin, September 26, 2022
spot_img

Pemahaman Pancasila Kian Menurun, Ini Yang Dilakukan Pemkot Bandung

BerandaKota BandungPemahaman Pancasila Kian Menurun, Ini Yang Dilakukan Pemkot Bandung

BANDUNG – Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BKBP) Kota Bandung Aswin Sulaeman, mengatakan pemahaman ideologi Pancasila saat ini menurun terutama di anak anak.

Namun kata Aswin bukan data penurunan masalahnya, tetapi kurang pedulinya saat ini anak anak terhadap lingkungan disekitarnya.

“Kurangnya rasa kepekaan di anak anak kita digenerasi z 15 an yang bisa kita lihat bagaimana anak anak kita, memperlihatkan dirinya kepada orang tuanya, tidak mau mendengar orang tuanya tidak mau menerima masukan dari kaka kakak nya, merasa dirinya sudah lebih mampu itu kan khas anak anak pada umur tersebut tapi ada satu yang berbeda ketidakpedulian pada orang lain ini yang sangat disayangkan karena akan sangat terlihat ketika di jalan,” jelasnya.

“Pernah saya ngalamin waktu ada orang bunuh diri di alun alun orang hanya memvideokan saja semua tidak ada yang mengangkat mayatnya nah ini kan yang dikhawatirkan jadi orang skr yg penting bisa muncul di IG, Tweeter, FB,” keluhnya.

Kata Aswin bukan eksis itu yang harus dilakukan dan bukan juga individu yang muncul tapi kebersamaan publik di masyarakat itu yang dibutuhkan.

Yang harus diantisipasi pihaknya dengan bergotong royong sehingga rasa kemanusiaan muncul kembali.

“Ada beberapa jalan, satu kita aktifkan kembali pengenalan ideologi Pancasila, interaksi sosial dengan masyarakat anak anak sekarang senangnya nonton YouTube. Bisa tidak YouTube itu menjadi ajang pembelajaran sangat bisa, atau hal kecil ucapkan permisi itu kan hal kecil, biasakan lagi mulai sekarang,” ujarnya.

Ditambahkan Kabid pembinaan pemuda Dispora Kota Bandung Dadang Setiawan, bahwa dengan edukasi, motivasi dan juga suri tauladan bisa dilakukan pemahaman kembali ideologi Pancasila.

Karena pemahaman Pancasila itu sangat penting karena kekuatan negara kita bagaimana ideologi tahan dari berbagai benturan tantangan ancaman dan sebagainya.

“Siapa yang mempertahankan itu tentu rakyat kita, kekuatan pemahaman ideologi ini harus dipahami dihayati semua,” ucapnya.

Lanjutnya edukasi harus dilakukan karena dengan menggunakan instrumen instrumen informal yang ada di sisi pemerintah, baik sekolah, dinas itu dilakukan dengan cara pendidikan bela negara, sosialisasi kebangsaan, sosialisasi pancasila.

“Dikemas dengan kegiatan kegiatan memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun kepemudaan tentang peningkatan pemahanan ideologi Pancasila, terus melalui motivasi dgn turun ke masyarakat memberikan sosialisasi melalui media massa maupun langsung mengenai 36 nilai butir butir pancasila kalau dulu disosialisasikan di masyarakat sehingga masyarakat teringat terus dan menerapkan didalam kehidupannya,” tuturnya.

“Suri tauladan ya kita harus memberikan contoh kepada generasi muda dan mengingatkan bagaimana cara berprilaku yang baik menurut ideologi Pancasila, pengamalan Pancasila bagaiamana implementasinya, anak sampai orang tuanya karena ideologi harus semua memahami,” tutupnya.(kai)

Berita Terbaru