Rabu, September 28, 2022
spot_img

Kasus Naik Turun, Pemkot Rencanakan Sewa Hotel Untuk Isolasi Mandiri

BerandaKota BandungKasus Naik Turun, Pemkot Rencanakan Sewa Hotel Untuk Isolasi Mandiri

BANDUNG – Data kasus penyebaran covid-19 di kota Bandung mengalami turun naik. Kemarin terjadi peningkatan dan per hari ini mengalami penurunan.

Seperti disampaikan Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna bahwa per hari ini ada penurunan, sebetulnya kata dia bed occupansy rate (BOR) diangka 79%.

“Memang dulu di angka 93 tapi sekarang ada tren menaik artinya itu ada bergejala bertambah tapi saya lihat positifity rate kita sekarang di angka 6 koma sekian persen kalau bandingkan diangka 7 artinya semakin membaik. Jumlah data yang dinamika yang selalu dinamis yang nanti jadi bahan pertimbangan, tetapi tidak dalam data yang kemarin ditulis media Bandung menghawatirkan,” kata Ema yang juga menjabat sebagai Sekertaris Daerah di St Yusuf, Senin (7/6/2021).

“Kalau saya sih tidak melihat tapi kewaspadaan harus maksimal karena bor kita memang sekarang 79 itu yang tentunya apa yang harus dilakukan. Kami minta Kepala Dinas mengkoordinasikan seluruh pimpinan rumah sakit untuk persiapan tempat tidur kemudian yang kedua kita dorong di semua Kecamatan optimalkan masalah tempat-tempat untuk isoman terutama bagi masyarakat yang OTG. Sebetulnya silakan di dikonfirmasi ke ahli kesehatan kalau OTG bisa isoman tidak ke rumah sakit kecuali kalau yang mereka memiliki komorbid nya tinggi kemudian kondisi yang mengkhawatirkan itu yang harus kita tangani secara maksimal,” bebernya.

Untuk angka BOR itu kata Ema untuk yang dirawat di fasilitas kesehatan atau rumah sakit. Sedang untuk isolasi di hotel di Bandung lanjutnya itu diangka 80 sekian.

“Ya kita sekarang rencana mau negosiasi nambah lagi tempat untuk kita kan baru dua hotel awalnya kan kemarin kan sudah selesai ada keinginan kita untuk perpanjang kepala DKK kembali memohon bantuan keuangan ya kita prinsipnya karena sesuai regulasi pasti kita support dari BTT,” paparnya.

Soal kenaikan kasus per hari 100 kasus, kata Ema akan dikroscek terlebih dulu kebenarannya.

“Itu berita media kemarin dari 30 ya naik 100. Saya akan cek dulu ke kepala DKK bagaimana situasi kondisi terakhir,” tandasnya.(kai)

Berita Terbaru