Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Studi Tiru, Pemkot Bekasi Terima 26 Pegawai DPMPTSP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua

BerandaKota BekasiStudi Tiru, Pemkot Bekasi Terima 26 Pegawai DPMPTSP Kabupaten Intan Jaya Provinsi...

KOTA BEKASI – Dalam rangka penerimaan pegawai serta dalam rangka Studi Tiru yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua sekaligus meningkatkan sumber Daya Aparatur Penyelenggara Perizinan, Pemerintah Kota Bekasi menerima kunjungan 26 pegawai DPMPTSP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua, Kamis (10/6).

Pimpinan rombongan sekaligus Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua, Apolos Iba dan didampingi Kepala DPMPTSP Kabupaten Intan Jaya, Arnoldo Sokrates Tandi, mengucapkan terima kasih atas penerimaan kunjungannya di Kota Bekasi.

“Terima kasih karena telah diterima oleh Pemkot Bekasi. Kedatangan kami bermaksud untuk mengamati mempelajari apa saja yg dilakukan oleh DPMPTSP Kota Bekasi dalam rangka meningkatkan sistem pelayanan yang sudah terpadu,” ujarnya.

Menurut Apolos, meskipun DPMPTSP Kabupaten Intan Jaya masih baru, masih banyak hal yang harus dipelajari dari Kota Bekasi, seperti pelayanan OSS, penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) hingga mengetahui regulasi lainnya serta melihat paradigma pelayanan perijinan.

“Ada beberapa hal yang menarik kami datang ke Kota Bekasi, salah satunya penggunaan ilmu teknologi yang sudah modern, seperti inovasi Simpel Antri dan MPP,” akunya menambahkan.

Dirinya berharap, dengan adanya pembelajaran ini maka akan membawa dampak positif untuk kedua daerah.

“Semoga dalam waktu yang singkat, para aparatur kami (Kabupaten Intan Jaya) bisa mendapatkan pembelajaran yang berharga dari Kota Bekasi untuk Kabupaten Intan Jaya Papua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, dan jajarannya didampingi Sekretaris BKPPD, Sugiono, menyambut kedatangan rombongan di Aula Nonton Sonthanie.

“Selamat datang di Kota Bekasi, tempatnya jasa dan perdagangan, dengan jumlah masyarakat yang heterogen mencapai 3,1 juta hal ini membuat Kepala Daerah kami berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia mengatakan, inovasi yang dilakukan adalah mendekatkan pelayanan perijinan dibeberapa titik, sehingga warga Kota Bekasi tidak perlu jauh- jauh datang ke kantor DPMPTSP melainkan ke Mall Pelayanan Publik dan Gerai Pelayanan Publik yang terdekat dari pemohon.

“Ada sejumlah inovasi yang dilakukan Kepala Daerah Kota Bekasi dan hal ini untuk mempermudah pelayanan bagi warga,” terangnya.

Berkaitan dengan pelayanan perijinan DPMPTSP sudah menyiapkan sistem Silat Online, perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) hingga antrian online bertujuan untuk memastikan kapan harus datang dan hal ini juga diperlukan dalam rangka menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19 serta memberi kepastian kepada para pemohon.

Lintong kemudian mengajak para rombongan untuk mengunjungi beberapa tempat yang sudah disiapkan oleh DPMPTSP Kota Bekasi.

“Hari ini kami sudah mempersiapkan 1 MPP, 2 GPP dan 1 Kantor DPMPTSP untuk dikunjungi oleh rombongan agar kita sama-sama belajar dan hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ad/gir)

Berita Terbaru