Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

InfraDigital Foundation Gelar IDF U-connect Virtual Job Fair

BerandaHeadlineInfraDigital Foundation Gelar IDF U-connect Virtual Job Fair

Hubungkan Siswa/Siswi dan Alumni Muda SMK Peserta Program Pelatihan Cybersecurity ke Berbagai Perusahaan Agar Mendapat Pekerjaan Layak Sesuai Jurusan

radarpena – InfraDigital Foundation bekerja sama dengan Mastercard Center for Inclusive Growth melalui Mastercard Academy 2.0 dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan Pelatihan Cybersecurity untuk siswa/siswi serta alumni muda SMK jurusan IT agar memiliki kompetensi di bidang keamanan siber.

Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2020 guna membantu mengatasi kesenjangan talenta digital yang sedang dialami Indonesia hingga tahun 2030, yang diprediksi membutuhkan 600.000 talenta digital tiap tahunnya1 . Melalui program ini, InfraDigital Foundation telah mencetak 672 murid bahkan 31 diantaranya telah berhasil lulus sertifikasi internasional CompTIA CySA+, sertifikasi dengan tingkat kesulitan intermediate.

Untuk itu, dapat dilihat bahwa alumni Pelatihan Cybersecurity layak diberdayakan mengisi posisi cybersecurity expert untuk ketahanan digital bangsa.
Tidak berhenti di pelatihan, InfraDigital Foundation melakukan tindak lanjut berupa link and match dari program Pelatihan Cybersecurity dengan mengadakan acara IDF U-connect yang dilakukan secara daring. Dengan tema “Connecting You to The Future Tech Talents”, acara ini digelar dengan mengundang perusahaan yang membutuhkan talenta digital dan peserta Pelatihan Cybersecurity 2020 agar mendapat pekerjaan yang sesuai di bidang IT. Sehingga selain memitigasi kekurangan talenta digital, rangkaian program ini dapat membantu menekan angka pengangguran yang justru paling besar disumbangkan oleh lulusan SMK yakni 8,49% dari total keseluruhan2 .

Pada acara ini, masing-masing peserta berhadapan langsung dengan perekrut, serta mendapat kesempatan wawancara kerja secara cepat (walk-in-interview) dan bergantian sebanyak dua kali dengan perusahaan yang berbeda. Di sesi job-channeling ini, siswa/siswi dan alumni muda SMK dapat mengaplikasikan materi yang telah diberikan dalam workshop Professional Development, salah satu program pendukung Pelatihan Cybersecurity.

Workshop tersebut sebagai penunjang peserta pelatihan dalam menghadapi dunia kerja, mulai dari cara membuat curriculum vitae yang baik dan benar, membuat profil LinkedIn yang menarik, hingga public-speaking untuk persiapan wawancara kerja. Tidak hanya itu, para perekrut yang tergabung namun tidak mengikuti sesi job-channeling pun memberikan penjelasan mengenai perusahan masing-masing dan memberitahu lowongan pekerjaan yang tersedia.

Lima belas perusahaan di bidang IT hadir memberikan peluang kerja. Dengan adanya IDF U-connect, pihak Kemendikburistek dapat melihat bahwa lulusan SMK pun memiliki potensi dan daya saing yang mumpuni di industri serta dapat memberi dukungan lebih jauh terhadap pertumbuhan ekonomi digital. Selain itu, diharapkan kedepannya akan ada lebih banyak anak bangsa yang mengisi posisi-posisi strategis di berbagai perusahaan yang ada di Indonesia khususnya dalam bidang keamanan siber.

Acara ini dimulai dengan rangkaian kata sambutan dari:
1. Muhammad Rofi Ash-Shiddiq (Chairman, InfraDigital Foundation)
2. Saryadi Guyatno, S.T., M.B.A. (Koordinator/Wakil Direktur Penyelarasan Kemitraan dengan Dunia Usaha & Industri SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi selaku perwakilan dari Kemendikburistek)
3. Hendra Kusuma Sumantri, Kepala UPTD Tikomdik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
4. Utiyan Ayyuba (Direktur dari PT Boer Technology, Btech)

“Program U-connect IDF ini merupakan bentuk nyata dari kami Infradigital Foundation untuk link and match antara peserta Pelatihan Cybersecurity 2020 dengan industri IT. Harapan kami dengan adanya program U-connect IDF ini bisa membuat penyerapan lulusan khususnya SMK semakin meningkat ke depannya, dengan dukungan Mastercard Center for Inclusive Growth, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Mitra Dudi Kemendikburistek serta industri yang terlibat dalam acara ini bisa menjadi sinergi untuk pengembangan vokasi kedepannya”, ujar Muhammad Rofi, Chairman, InfraDigital Foundation.

“Dengan tingkat percepatan pertumbuhan digitalisasi saat ini yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia, keamanan siber menjadi semakin penting guna melindungi kesejahteraan para pelaku bisnis di tanah air. Dengan mitra yang memiliki visi yang sama, Mastercard meningkatkan keterampilan anak-anak muda di SMK, serta membantu mereka memulai perjalanan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang stabil dan menguntungkan di bidang keamanan siber. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Mastercard dalam membantu 100.000 masyarakat Indonesia menjadi bagian dari ekonomi digital pada Januari 2023,” ujar Navin Jain, Country Manager, Indonesia, Mastercard.

“Kami melihat bahwa apa yang sudah diinisiasi oleh InfraDigital Foundation ini merupakan salah satu bentuk praktik baik kolaborasi Penta Helix dalam pengembangan SDM melalui kolaborasi antara pihak pemerintah (pusat dan daerah), swasta/industri, pendidikan vokasi/SMK, media dan juga ada unsur kelompok masyarakat. IDF merupakan salah satu bentuk partisipasi kelompok masyarakat untuk mengembangkan pendidikan vokasi agar lebih baik kedepannya dan saya yakin kegiatan ini pasti menginspirasi semua pihak untuk berbuat yang terbaik bagi pendidikan” ujar Saryadi, Koordinator Kemitraan dan Penyelarasan SMK dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi referensi bagi dunia industri kedepannya. Kami berharap agar InfraDigital Foundation dapat berkolaborasi terus bersama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Bersama membangun sinergi dan memperkecil celah disparitas yang ada”, ujar Hendra Kusuma Sumantri, Kepala UPTD Tikomdik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.(rls/red)

Berita Terbaru