Rabu, September 28, 2022
spot_img

Christian: Memang Virus Hanya Sampai Jam 7 Malam?

BerandaDaerahChristian: Memang Virus Hanya Sampai Jam 7 Malam?

PSI Pertanyakan Pembatasan Jam Operasional

BANDUNG – Anggota DPRD dari PSI menilai bahwa pembatasan yang dilakukan pemerintah seharusnya lebih spesifik untuk membatasi kerumunan, bukan sekedar membatasi mobilitas yang berdampak negatif pada perekonomian Kota Bandung.

Malahan Ketua Fraksi dari PSI Christian Julianto mempertanyakan jam berapa virus beraktivitas.

“Apakah virus beraktivitas dibatasi oleh waktu?, Jika hanya membatasi waktu mobilitas tanpa mengubah perilaku usaha, justru akan memaksimalkan waktu di pagi dan siang hari untuk beraktivitas dan menimbulkan kerumunan yang lebih besar. Kemudian dengan penutupan jalan utama di malam hari, justru terjadi penumpukan dan kerumunan lain di jalan alternatif. Kita harus memikirkan bagaimana mencegah kerumunan, bukan membatasi ekonomi masyarakat,” jelas Cristian.

Untuk menghindari kerumunan lanjut dia solusinya bukan dengan membatasi jam operasional, melainkan tempat berkumpulnya massa harus diperhatikan sepanjang waktu.

Operasional toko/mall bisa saja tetap berjalan jika pegawai toko/mall melayani penjualan online dibantu dengan jasa kurir dengan catatat kurir atau ekspedisi memastikan keamanan kesehatannya.

Ditambahkan Sekertaris Komisi A DPRD Kota Bandung Erick Darmadjaya seharusnya Wali Kota Bandung dan jajarannya memikirkan alternatif teknologi dan pengaturan sosial.

“Sayangnya, Walikota Bandung dan jajarannya belum memikirkan alternatif teknologi dan pengaturan sosial,” ditambahkan oleh Erick Darmadjaya.

Kata Erick pengelolaan peraturan masih menggunakan asumsi-asumsi masa lalu, di mana tidak ada peran teknologi yang telah kita lihat berlangsung saat ini.

Pemerintah Kota Bandung harus menggali alternatif-alternatif yang ditawarkan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan.

“Jika penyelesaian hanya berdasarkan pembatasan sosial tanpa alternatif, maka ekonomi masyarakat akan tertekan dan kesejahteraan menurun. Mungkin orang tidak meninggal karena covid, tetapi orang bisa juga meninggal karena kelaparan. Belum lagi bayangkan dampak sosial berupa tindak kriminal dan usaha asusila demi memperoleh kecukupan ekonomi,” tambah Erick.

Menurut keduanya PSI mengutamakan kepentingan rakyat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bagaimana satu kebijakan publik yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung, justru berpotensi memiskinkan warganya, hingga menjadi masalah jangka panjang yang sukar diatasi? Pemkot Bandung tidak bisa hanya mengambil jalan termudah dengan menutup jalan dan tempat wisata. Kehidupan rakyat Kota Bandung harus terus dipelihara.” tutup Christian.(kai)

Berita Terbaru