Kamis, September 29, 2022
spot_img

Vaksinasi Berjalan Baik, Pemkot Bekasi Majukan Jadwal Pelaksanaan Wilayah 3

BerandaKota BekasiVaksinasi Berjalan Baik, Pemkot Bekasi Majukan Jadwal Pelaksanaan Wilayah 3

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi sedang melakukan vaksinasi massal untuk sasaran masyarakat di atas umur 18 tahun dan lansia yang bertempat di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi.

Pelaksanaan vaksinasi massal pertama telah diadakan pada tanggal 14 Juni 2021 yang dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan telah sukses untuk dijadikan percontohan Kota atau Kabupaten lainnya di Indonesia.

Pelaksanaan vaksinasi massal yang kedua juga telah sukses dilaksanakan pada 19 Juni 2021 dengan peserta dari wilayah 1, yakni Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Bekasi Barat dan Kecamatan Medansatria dengan total peserta kurang lebih sebanyak 4.000 jiwa dengan mengerahkan kurang lebih 250 vaksinator.

Seiring dengan hasil evaluasi kegiatan vaksinasi massal, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, memutuskan untuk memajukan jadwal pelaksanaan vaksinasi massal untuk wilayah 3 yang semula dijadwalkan pada 26 Juni 2021 dimajukan menjadi tanggal 23 Juni 2021 untuk wilayah Kecamatan Pondokgede, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Pondokmelati dan Kecamatan Jatisampurna.

“Dengan begitu, vaksinasi pada tanggal 23 Juni 2021 dilakukan untuk wilayah 2 dan 3 secara bersamaan. Untuk vaksinasi wilayah 2, yakni Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bantargebang, Kecamatan Rawalumbu, dan Kecamatan Mustikajaya,” tuturnya, Minggu (20/6).

Dijelaskannya, pintu masuk untuk peserta pun akan diatur sedemikian rupa, tidak terpusat pada satu titik agar tidak terjadi penumpukan dan penanganan penertiban vaksinasi massal akan lebih diketatkan lagi.

Maka dari itu Pemkot Bekasi memutuskan bahwa calon penerima vaksin harus dilakukan screening atau pemeriksaan kesehatan serta tes rapid atau swab antigen sehari sebelum pelaksanaan di puskesmas domisili.

“Agar pada saat datang, peserta langsung menunjukkan bukti screening agar bisa langsung diberikan vaksin sehingga tidak menyebabkan antrian panjang,” ungkapnya.

Setelah diberi vaksin, sambung Wali Kota, peserta pun dibolehkan langsung pulang dengan catatan jangan lupa untuk memberikan berkas screening serta fotocopy KK dan KTP ke meja observasi dengan meninggalkan nomor telepon agar bukti telah vaksinasi dapat diinformasikan melalui sms. (ad/gir)

Berita Terbaru