Rabu, Oktober 5, 2022
spot_img

Tingkatkan APBD Dan Organisasi, DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Studi Banding ke Kota Bekasi

BerandaKota BekasiTingkatkan APBD Dan Organisasi, DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Studi Banding ke Kota...

KOTA BEKASI – Anggota Pansus 1 dan 3 DPRD Kabupaten Pesisir Selatan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka studi banding terkait Peraturan Daerah tentang APBD TA 2020 dan Perda tentang organisasi di Kota Bekasi.

Sebelum diterima, terlebih dahulu telah disiapkan protokol kesehatan berupa pemeriksaan rapid test, pemeriksaan suhu dan penggunaan masker di Aula Balai Patriot Kota Bekasi, Kamis (24/6).

Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Ermizen menjelaskan, bahwa kedatangan kedua pansus ini untuk membahas tentang Peraturan Daerah (Perda) yang sedang dijadikan pembahasan di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kedatangan kami saat ini ingin melakukan studi banding, karena kebetulan Pansus 1 membidangi pengelolaan dan aset, sedangkan Pansus 3 membahas tentang organisasi dan Kota Bekasi menjadi salah satu pilihan kami untuk studi banding,” tuturnya.

Ermizen pada kesempatan tersebut juga menanyakan tentang kiat-kiat untuk mengakomodir di bidang jasa terutama dalam pungutan pajak APBD karena memberikan kontribusi terbesar kepada daerah.

“Seperti apa kiat-kiat tentang pungutan, seperti restoran dan pungutan lain yang bisa meningkatkan ketaatan dalam menunaikan kewajibannya setiap wajib pajak yang ada di Kota Bekasi,” ulasnya.

Menanggapi hal tersebut, Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM Kota Bekasi, Mohamad Bambang, bersama Kabag Organisasi Setda Kota Bekasi, Ali Sofyan mengatakan dalam pelaksanaannya Pemkot Bekasi memberikan relaksasi pajak kepada masyarakat berupa pemberian diskon kepada wajib pajak yang membayarkannya pada bulan tertentu.

“Dalam rangka mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot Bekasi memberikan relaksasi pajak kepada masyarakat, yaitu pemberian diskon kepada wajib pajak yang membayarkan pada bulan tertentu,” terangnya.

“Dan untuk menghindari kerumunan, kami, Pemkot Bekasi memaksimalkan pembayaran non tunai dengan bekerjasama melalui beberapa layanan online,” tambahnya.

Ia berharap, semoga dengan adanya studi banding ini melalui pertukaran ide dan gagasan bisa membawa kemajuan dimasing-masing daerah dan pandemi Covid-19 segera berlalu. (ad/gir)

Berita Terbaru