Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Zona Merah, Kota Bandung Bakal Berlakukan Jam Malam

BerandaKota BandungZona Merah, Kota Bandung Bakal Berlakukan Jam Malam

BANDUNG – Kondisi kasus penyebaran virus covid-19 di kota Bandung sampai hari ini masih berada di level zona merah.

Pada rapat terbatas (ratas) yang dilakukan secara virtual, Wali Kota Bandung Oded M Danial melalui Sekertaris Daerah Ema Sumarna menegaskan bahwa kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang dan salah satu poinnya akan diberlakukan jam malam.

Gambarannya kata Ema, tak jauh beda dengan yang sudah dilaksanakan dan akan dilakukan saat ini di wilayah-wilayah.

Jam malam akan difokuskan di wilayah kerja, wilayah terkecil seperti yang sudah ada di beberapa RT.

“Mereka mengambil kebijakan itu pukul 19.00, kalau di atas itu maka pengetatan jauh lebih maksimal artinya kalau ada masyarakat yang ada keterdesakan apakah kepentingan kesehatan atau kepentingan yang sangat mendesak itu sangat selektif,” jelas Ema kepada media usai ratas disampaikan secara virtual, Rabu (30/6/2021).

Lanjutnya, yang akan melaksanakan pengawasan jam malam itu dilakukan oleh sumber daya manusia yang ada di lingkungan RT/RW.

Ditambahkan Wali Kota Bandung Oded M Danial personil, pengawas jam malam itu nanti dikoordinasikan oleh camat dan lurah, RT, RW, tokoh agama, tokoh pemuda dan sebagainya.

“SDM saya kira nanti koordinator pak RT/RW dipantau lurah-camat,” ucap Oded.

Sementara itu kata Ema, mengedukasi lingkungan masyarakat terus harus dilakukan karena melawan covid tentunya tidak hanya pemerintah tetapi harus benar benar harus ada kesadaran komunal.

Lanjutnya kemudian di kewilayahan RT/RW akan hadir pos-pos pengawasan sehingga semua kegiatan tersentralisasi, terkontrol sehingga semua aktifitas diawasi.

“RT/RW kemudian menyiapkan tempat isoman, walau memang keterisian isoman baru ada 127 tempat atau baru 48,5 persen, artinya tempat ada tapi belum teroptimalkan. Nah ini yang kita dorong supaya kalau ada masyarakat yang bergejala itu tidak harus langsung datang ke fasilitas kesehatan tetapi bisa memfaatkan tempat isoman yang disediakan,” tegasnya seraya mengatakan dilakukan penutupan pelaksanaan kegiatan ditempat tempat ibadah karena di zona merah sesuai arahan MUI pusat.(kai)

Berita Terbaru