Rabu, Oktober 5, 2022
spot_img

Langgar PPKM Darurat, Langsung Sidang On The Street

BerandaKota BandungLanggar PPKM Darurat, Langsung Sidang On The Street

BANDUNG – Bikin jera warga Kota Bandung yang tetap membandel di masa pemberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat ini, Pemkot Bandung melalui Satpol-PP Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat bersama Kejaksaan Negeri Bandung menggelar sidang on the street.

Kata Yana, Pemkot menggunakan beberapa metode sejak PPKM berlaku baru terjadi pengurangan mobilitas sekitar 15%.

“Jadi hari ini kita mulai melaksanakan penegakan hukum melalui tipiring on the street, PPKM darurat itu intinya bagaimana mengurangi mobilitas warga.
Kelihatanya dengan sisa waktu sampai tanggal 20 dan tren peningkatan penyebaran covid-19 masih sangat tinggi. Per hari ini sampai 450 jadi memang upaya menekan ini kita lakukan, dengan kerjasama kejaksaan pengadilan negeri dan Satpol-PP menggunakan perda Jabar mudah mudahan timbul efek jera bagi warga masyarakat, ujungnya adalah mengurangi mobilitas warga, mengurangi penyebaran virus covid-19 tujuannya sih itu,” beber Yana di MIM Jl Soekarno Hatta, Kamis (8/7/2021).

Uji coba ini kata Yana memang secara virtual, sehingga masih ada kekurangan dan akan diperbaiki.

Masih kata Yana masih banyak warga yang belum paham betul bahwa kegiatan non esensial dan kritikal wajib tutup.

“Ini keputusan sulit dan pahit tapi ini semua untuk kebaikan kita bersama, kesehatan kita bersama,” paparnya lagi.

Pada kesempatan itu Yana pun menyampaikan sejak 24 Juni pasien covid-19 yang meninggal bisa sampai 46,48,50 per hari padahal biasanya tidak lebih dari 10 orang.

Begitu juga penambahan pasien ke rumah sakit tidak sampai 100 orang, kini 400 orang sehingga rumah sakit semakin penuh

“Kita terus konversi tempat tidur di rumah sakit itu akhir Mei lalu 1400 sekarang 2266, penuh terus kejar kejaran. Sekali lagi saya minta kurangi mobilitas mudah mudahan dengan kurangi mobilitas masa inkubasi 14 hari virus mati. Kita terus mobile tekan penyebaran, penegakan hukum ini sesuai regulsi yang ada baik Perwal maupun Perda. Gak ada solusi lain, regulasi harus ikut walaupun pahit,” jelasnya lagi.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung M Iwa Suwia Prabiwa mengatakan bahwa sidang tindak pidana ringan (Tipiring) bisa oleh PPNS baik di Satpol-PP kota Bandung Provinsi Jabar ataupun Kota Bandung.

“Kalau petugas kurang bisa koordinasi dengan penyidik Polri. PPNS nanti ajukan berkas ke persidangan nanti pak hakim yang menyidangkan kami eksekutor pelaksana putusan hakim,” jelas Iwa.

Putusan hakim dilakukan secara online, kata Iwa karena saat ini pandemi semua serba online dan sudah terapkan sidang pidana tindak umum itu secara online.

“Tapi dalam hal tertentu disidang bisa di ruang sidang, barang bukti yang disita KTP atau surat ijin usaha bagi pengusaha tidak patuh PPKM ini. Dan itu akan dievaluasi Pemda sq satpol PP,” tandasnya.(kai)

Berita Terbaru