Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Soal Pungli TPU Cikadut, Pemkot Lakukan Investigasi

BerandaKota BandungSoal Pungli TPU Cikadut, Pemkot Lakukan Investigasi

BANDUNG – Pelaku pungutan liar (pungli) terhadap ahli waris jenazah covid-19 yang dimakamkan di TPU Cikadut langsung ditindak, setelah dipecat oleh Pemkot Bandung kini ditangani aparat kepolisian.

Agar kasus pungli ini tidak terus berulang Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku akan terus melakukan investigasi karenanya bagi warga atau ahli waris yang memakam jenazah covid-19 di TPU Cikadut merasa dirugikan.

“Karena tidak ada alasan mereka (penggali kubur) yang sejak februari 2021 jadi pekerja harian lepas (PHL) sudah diupah sesuai UMK, tidak pernah terlambat jadi tidak ada alesan mereka melakukan hal tidak baik,” tegas Yana di rumah dinas jalan Nyland, Minggu (11/6/2021). 

Namun kata Yana saat ini dipahami warga kemungkin terjadi antrian sehingga ada celah pungli itu. Biasanya dibawah para PHL itu menguburkan 10 jenazah sekarang bisa 40-50 jenazah dan itu berlangsung 24 jam bahkan kadang ada disatu waktu tertentu berbarengan.

Lanjutnya ini situasi darurat dan pengawasan akan terus dilakukan. Pihaknya tidak mentolerir hal seperti ini. 

Namun demikian disinggung mungkinkan ada pengembalian uang terhadap para korban pungli, kaya Yana tidak memungkinkan Pemkot melakukan penggaran seperti itu, hanya prinsipnya kejadian itu tidak berulang.

Kedepan Yana berharap bisa melakukan kolaborasi mengajak pihak pihak yang memiliki kemampuan alat berat baik TNI Polri untuk penguburan jenazah.

“Karena memang dengan tenaga manusia butuh 2 3 jam untuk 1 liang lahat sementara ini ada 40-50 bayangkan juga jadi mudah mudahan momentum ini, bisa menjalin komunikasi harapannya itu tadi ada alat berat bisa membantu mempercepat penggalian liang lahat untuk jenazah covid-19,” harapnya.

“Pada akhirnya kita mengerahkan tenaga dari UPT UPT sekitar lainnya dari Naggrok, prinsipnya pelayanan warga tidak boleh terganggu,” tutupnya.(kai)

Berita Terbaru