Kamis, September 29, 2022
spot_img

Selama PPKM Darurat 111 Kendaraan Diputar Balik

BerandaKota BandungSelama PPKM Darurat 111 Kendaraan Diputar Balik

BANDUNG – Selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat aparat gabungan (Polrestabes Bandung, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP), melakukan penutupan jalan di 35 titik dan penyekatan di 5 exit tol.

Untuk ring 1 dan 2 dibagi tiga waktu mulai jam 08.00-11.00, 13.00-16.30, dan, ring 3 dibagi tiga waktu juga mulai jam 06.00-14.00, 14.00-22.00, 22.00-06.00 wib.

“Kondisi terminal statiun bandara masih beroperasi selama PPKM darurat hanya calon penumpang wajib melampirkan hasil tes vaksin, pcr dan antigen yang berlaku selama perjalan. Ditambah Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP). Penggunaan transportasi umum harus dengan prokes ketat dan kapasitas 70%, pengawasan, harapan himbuan PPKM darurat agar warga taat dan disiplin,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Dan Ketertiban Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung
Asep Kuswara, pada Bandung menjawab secara virtual Selasa (13/7/2021).

Ditambahkan Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Bandung AKP Asep Kusmana, selama ini penumpukan terjadi saat akan dilakukan penutupan atau pembukaan jalan.

Tetapi arus lalu lintas masih normal, pasalnya petugas penutupan melakukan pencairan ke arus alternatif yang disiapkan. Dan hingga hari ini sejak PPKM diberlakukan tanggal 3 Juli 2021 mobilitas berangsur menurun hingga 17% dari hari hari normal.

Terkait soal Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) kata Asep merupakan
dokumen yakni dimiliki pengguna jalan saat akan berpergian namun STRP adalah ranah kepolisian, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan.

“STRP itu dikeluarkan dari instansi masing masing perusahaan sebagi surat yang menunjukan bahwa yang bersangkutan bekerja di wilayah kota Bandung atau kota lain saat diperiksa di titik lokasi penyekatan. Sudah dibahas dengan satlantas STRP tersebut diantaranya berisi sertifikat sudah vaksin dan ada surat terbebas covid atau antigen negatif, kemudian tujuan ke Bandung dan pekerjaannya,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu Asep pun menyampaikan jika ada keluhan atau masalah terkait penutupan dan penyekatan maka bisa langsung menghubungi call center 110.

Dari Senin (12/7/2021) hingga hari ini telah diperiksa 572 unit mobil terdiri dari mobil penumpang 472 unit, mobil barang 41 unit.

Kemudian yang di putar balik ada 111 unit, mobil penumpang 99 unit, mobil barang 12 unit, dari 5 gerbang tol.

“Mereka diputar balik karena tidak bawa surat dokumen perjalanan yaitu surat tugas masuk Kota Bandung atau dokumen kesehatan seperti sertifikat vaksin atau bebas covid atau negatif rapid antigen dan pcr,” tuturnya.

Asep pun menyampaikan bahwa dari ring 1, 2,dan 3 ada penjagaan petugas namun ia mengakui ada juga beberapa yang tidak dijaga petugas namun jalan di tutup semisal di jalan Kejaksakan akses ke jalan Braga ditutup namun tidak ada petugas.

Untuk diketahui jalan jalan yang dijaga yakni di ring 1 jalan Otista – Pasarbaru, Asia Afrika – Tamblong, Naripan – Tamblong, Braga, Banceuy – Asia Afrika, Lembong – Tamblong, Merdeka, H Djuanda, Purnawarman, Dipatiukur, Alun Alun Timur.

Ring 2 ada 12 titik yakni jalan Ahmad Yani – Riau, Gatsu – Pelajar Pejuang, Talagabodas – Pelajar Pejuang, Lodaya – Pelajar Pejuang, Buah Batu – Pelajar Pejuang, Sriwijaya – Pelajar Pejuang, M Ramdan – BKR, M Toha – BKR, Otista – BKR, Kopo – jalan Peta, Pasirkoja – jalan Peta, Jamika – Jl Peta.

Ring 3 Simpang Soekarno Hatta -Pasirkoja dari arah gerbang Tol itu tidak bisa lurus masuk ke kota namun tekuk kiri atau kanan jadi tidak bisa masuk akses dalam kota kemudian Simpang Soekarno Hatta jalan Kopo, Simpang Soekarno Hatta m Toha, Simpang Soekarno Hatta Buah Batu kemudian bundaran Cibiru, Cibeureum, dan Ledeng. Begitupun exit tol dijaga petugas namun penyekatan.(kai)

Berita Terbaru