Sabtu, Oktober 1, 2022
spot_img

Kebutuhan Oksigen Belum Bisa Terpenuhi Secara Penuh

BerandaDaerahKebutuhan Oksigen Belum Bisa Terpenuhi Secara Penuh

BANDUNG – Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Bandung Dedi Priadi Nugraha mengatakan bahwa kebutuhan oksigen di Kota Bandung tidak bisa terpenuhi secara full.

Kebutuhannya kata Dedi selalu lebih dari ketersediaan dan per hari nya berbeda.

“Kemarin tanggal 26 Juli 2021 kebutuhan di 29 RS itu sebesar 4053,80 m kubik, ketersediaan 37816,75 m kubik, stok tidak langsung full dari filling station atau distributor tapi bertahap, estimasi untuk 23 jam dari 6 sampai 5 filling station,” jelas Dedi pada Bandung menjawab, Selasa (27/7/2021).

Kata Dedi, bantuan tahap 7 dari provinsi Jabar dari PT Pupuk Sriwidjaja yang diserahkan ke PT Samator berupa likuid kemudian oleh Samator diproduksi dengan alat menangkap oksigen kemudian consentator dikompres jadi oksigen dan rumah sakit rumah sakit yang ada di list Samator tinggal datang membawa tabung saja.

Selain bantuan likuid juga batuan 165 tabung termasuk 4 oksigen consentator. Untuk tabung itu dipinjam pakai oleh RSUD dan RSKIA.

“Kota Bandung dapat bantuan consentator oksigen setera 606 ukuran 6 meter kubik bagi ke 28 RS. Itu kuota setiap minggu dan rutin sampai Oktober, dipasar atau jatahnya,” ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung Meiwan Kartiwa.

Data Ketersediaan Oksigen Rujukan Covid Kota Bandung, Puskesmas, dan Rumah Isoman per senin, 26 Juli 2021.

1. Rumah Sakit Kebutuhan 40.053,80 M³, Ketersediaan 37.816,75 M³, estimasi habis hampir 23 jam.

2. Puskesmas, kebutuhan 183,62 M³, ketersediaan 255,67 M³, estimasi habis 33,46 jam

3. Rumah Isoman Kewilayahan Kebutuhan 40.428,9 M³, ketersediaan 38.174 M³, estimasi habis hampir 23 jam.

(Estimasi itu dilihat dari stok dan kebutuhan, biasanya sebelum habis oksigen, pasokan untuk oksigen sudah ada lagi)

Bantuan tabung oksigen dan isinya sampai tahap 6, ada 165 Tabung. Dengan rincian

1. 10 Tabung ukuran 6 M³ bantuan Pemerintah Provinsi Jabar.

2. 2 Tabung Ukuran 6 M³ dan 5 tabung ukuran 1 M³, bantuan Pemerintah Provinsi Jabar.

3. 3 tabung, ukuran 10 M³, dari Pemerintah Provinsi

4. 55 tabung ukuran 10 M³, bantuan dari shopee singapura melalui Pemerintah Provinsi Jabar.

5. 15 tabung ukuran 10 M³, dan 50 Tabung ukuran 6 M³, bantuan dari shopee singapura melalui Pemerintah Provinsi Jabar.

6. 25 Tabung ukuran 10 M³, dan 4 set Oxygen Concentrator, bantuan dari Kemenkes melalui Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan bantuan liquid dari Pusri Sriwijaya melalui Pemerintah Provinsi Jabar, untuk minggu ini Kota Bandung mendapatkan kuota 606 setara tabung ukuran 6M³, jadi RS dapat mengisi langsung tabungnya di filling stasiun yang ditunjuk sesuai dengan kuotanya.(kai)

Berita Terbaru