Rabu, Oktober 5, 2022
spot_img

Kota Bandung Tidak Terapkan Shalat Jumat Dua Sesi

BerandaDaerahKota Bandung Tidak Terapkan Shalat Jumat Dua Sesi

BANDUNG – Pernyataan Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla agar shalat Jumat dibagi dua sesi pukul 12.00 dan 13.00 WIB berdasarkan no hand phone jamaah, dipertanyakan Wali Kota Bandung Oded M Daniel. Menurutnya apa tujuan diberlakukan hal tersebut.

“Saya sih belum tahu pak Jusuf apa tujuannya,” ucap Oded usai tadarus qur’an bagi ASN di Pendopo, Jumat (13/8/2021).

Lanjutnya pernyataan itu ide pak Jusuf Kalla selaku Ketua DMI dan itu diserukan kepada DMI.

“Saya kira semua orang punya hak sependapat atau tidak ya,” jawabnya lagi.

Shalat Jumat sendiri kata Oded  ada waktunya dan ada ritualnya sehingga tidak bisa mengubah seenaknya.

“Shalat itu ada waktu waktunya ada ritualnya saya kira kalau sampai mengubah itu tidak bagus lah saya kira,” tegasnya seraya mengatakan di kota Bandung sendiri belum akan menerapkan kebijakan itu.

Dalam kesempatan itu Oded pun menyampaikan Pemkot Bandung ber ikhtiar memohon agar virus covid-19 diangkat dari muka bumi ini dengan cara tadarusan qur’an.

“Tadarusan ini dalam rangka pertama memohon membuka pintu langit kepada Allah SWT pemilik segala kekuasaan, pemilik corona to’un. Corona milik allah sekaligus kita berupaya mendekatkan diri. Berharap secepatnya mengangkat virus corona dan virus virus lainnya dari kota Bandung khususnya,” imbuhnya.

Tadarusan kali ini pun dikatakan Oded bertepatan menjelang peringatan HUT RI ke 76 tahun. Karena momentum itu diakui Oded dalam upaya mencari dan meraih berkah dari Allah SWT.(kai)

Berita Terbaru