Senin, Oktober 3, 2022
spot_img

Yoel: Dapat Vaksin Gampang Gampang Susah

BerandaDaerahYoel: Dapat Vaksin Gampang Gampang Susah

BANDUNG – Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPD Kota Bandung Yoel Yosefat menyampaikan ketersediaan vaksin saat ini gampang gampang susah didapat. Padahal target pemerintah kota Bandung untuk memvaksin warganya sekitar 1,2 juta orang dan baru tervaksin 1,1 juta orang.

Karenanya PSI turut membantu menjadi penyelenggara program vaksinasi. Walaupun harus menunggu vaksinnya.

“Dapat vaksinnya susah-susah gampang, ada yang bilang vaksin banyak, tapi enggak segampang itu. Sekarang banyak yang ingin divaksin tapi delevery vaksinnya dalam proses,” terangnya usai kegiatan 1000 vaksin massal mulai usia 12 tahun ke atas dan 18 tahun ke atas, di Bandung Convention Center (BCC), Jalan Soekarno Hatta, Ahad (29/8/2021). 

Kata Yoel, vaksinasi ini digelar PSI dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai herd immunity, setidaknya 70 persen atau 1,9 juta warga sudah divaksin. 

“PSI ikut serta dalam pelaksanaan vaksinasi ini kita harap kedepannya bisa berlanjut,” ungkapnya. 

Sebenarnya, kata Yoel, kegiatan vaksinasi yang digelar PSI tidak hanya kali ini saja, sudah beberapa kali berkolaborasi dengan elemen masyarakat lainnya menggelar vaksinasi. 

“Kita kerja sama dan bareng-bareng dengan yang lain mengadakan vaksinasi, sudah 30.000 orang divaksin dari kita,” ujarnya.

Antusiasme warga untuk divaksin sendiri kata Yoel sangat tinggi. 

“Sekarang dibuka link pendaftaran, dalam sehari penuh. Dulu enggak mau, sekarang warga yang nyari-nyari,” ucapnya.

Ditambahkan Wakil Sekretaris PSI Kota Bandung, Alexander Ricky, mereka yang divaksin adalah yang melakukan pendaftaran secara online dan offline dengan kerja sama bareng Kecamatan Bojoangloa Kidul.

“Kita ke kelurahan-kelurahan dan kecamatan. Mereka yang sudah daftar di RT, RW dan dicek belum dapat vaksin, akhirnya dipanggil untuk mengikuti vaksinasi di PSI,” ungkapnya.

Vaksinasi ini, ungkapnya, terbuka untuk umum. Namun, pihaknya bekerja sama dengan kecamatan karena kegiatam dilaksanakan di derah Bojongloa Kidul.

“Kita umumkam di media sosial, termasuk untuk pendaftaran relawan,” terangnya.

Kegiatan vaksinasi ini digelar oleh PSI Kota Bandung untuk usia 12 tahun hingga 17 tahun dan PSI Jabar untuk usia 18 tahun plus.

Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengaku, banyak mitra yang mengajukan permohonan untuk bisa menggelar kegiatan vaksinasi massal. Namun, Pemkot Bandung tidak serta merta menyetujuinya karena harus melihat ketersediaan vaksin.

“Tapi harus ada garansi vaksinnya dulu. Banyak yang mengajukan apakah itu dari partai atau kelompok masyarakat, kita juga enggak lihat mereka dari mananya karena kita bersinergi. Ya, tapi kita harus jamin vaksinnya dulu,” ungkap Ema.

Kata Ema, terlebih dahulu harus mengajukan vaksin pada pemerintah pusat. Setelah bisa dipastikan ketersediaan vaksinnya, kegiatan vaksinasi massal yang diajukan kelompok masyarakat bisa digelar.

 “Karena bukan kita yang memproduksinya, maka harus diajukan dulu,” pungkasnya.

Salah seorang pelajar Balqis Zania Puteri (13) warga Cihampelas mengaku tahu informasi vaksin dari gurunya dan karena ia ingin segera mengikuti pendidikan tatap muka maka ia pun mengikuti vaksinasi.(kai)

Berita Terbaru