Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

KPK Minta Pemkot Bandung Segara Amankan Aset

BerandaHeadlineKPK Minta Pemkot Bandung Segara Amankan Aset

BANDUNG – Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Yudhiawan menegaskan kedatangannya kali ini ke kota Bandung guna menjalankan tugas pokok sesuai undang-undang KPK.

“Jadi tugas pokok KPK bahwa salah satunya adalah di pasal UU KPK 19/2019 tentang koordinasi diantaranya ada pencegahan dimana pencegahan diantara 8 salah satunya manajemen aset, kita dorong pemerintah termasuk kementerian lembaga dan pemda untuk mensertifikat tanah ataupun aset milik negara yang belum sempat disertifikat,” tegas Yudhiawan, di Kebun Bintang usai memantau aset aset milik Pemkot Bandung, Selasa (7/9/2021).

Yudhiawan pun menegaskan sertifikasi aset aset itu ditarget sampai dengan tahun 2024.

“Nanti sudah harus disertifikatkan, sertifikat itu merupakan bentuk legal terakhir dari pengamanan aset,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya tengah meninjau KPK, Kejaksaan, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) ke 3 lokasi aset yakni Kelurahan Cigending, Kebun Binatang, dan Jatayu molek.

“Insyaallah hari ini sedang kita tata benahi secara kepemilikannya, sekarang disini sudah pasang plang ini milik Pemkot, urusan sertifikasi sedang kita lakukan,” ucap Oded.

Oded menyampaikan secara tegas bahwa kebun binatang tersebjt betul dari dulu milik Pemkot sehingga sekarang harus pengamanan.

“Bukan kebalik atau dikembalikan ya, tapi memang milik Pemkot kini disertifikasikan,” jelasnya.

Masih kata Oded selain Kebun Binatang, ada juga beberapa aset yang kini disertifikasikan yakni Jatayu molek di kecamatan Cicendo, taman lalu lintas, Kelurahan Cigending, TPU Gemuruh, menara di Babakansari, area selatan SOR Gedebage, tanah pengganti SDN Cikadu, dan eks kantor kelurahan binong dan eks kantor KUA kecamatan Batununggal, taman lalu lintas eks, RPH jalan Setiabudi juga area Jatayu molek.

“Tahun ini ada 10 aset disertifikasi, tadi sudah dapat 221 sertifikat sudah selesai,” bebernya.

Terkait sewa Kebun binatang Oded belum tegas menyampaikannya pasalnya status belum jelas dan saat ini sedang dirapihkan.(kai)

Berita Terbaru