Rabu, November 30, 2022
spot_img

Tips Belanja Cerdas Di Platform Online

BerandaJawa BaratTips Belanja Cerdas Di Platform Online

BANDUNG – Meski teknologi sudah cukup canggih rupanya masih banyak warga terutama kaum ibu ibu yang gagap teknologi.

Terutama untuk berbelanja online, kaum hawa ini enggan mengotak ngatik hp nya dan lebih memilih belanja langsung ke tempat. Pasalnya kondisi barang dan harga terlihat nyata ketimbang hanya melihat di foto.

Nah untuk permasalahan itu salah satu flatform aplikasi belanja online memberikan pemahaman kepada ibu ibu PKK di Kecamatan Batununggal.

“Kita kerjasama jd.id dengan PKK dengan program berbagai bersama jd.id, kita membagikan sembako dan utamanya materi terkait smart buyer berbelanja online terutama untuk di jd.id kita juga membantu kemajuan teknologi platform online,” ucap Market Manager JD.ID, Rissa Maryani di aula kecamatan, Jumat (21/1/2022).

Kata Rissa kegiatan mengandeng PKK ini memang yang pertama di Kota Bandung, bertujuan mengedukasi pembeli agar tidak tertipu saat berbelanja.

“Tipsnya baca deskripsi produknya dulu, jangan ragu tanya penjual. Dan jangan pernah transaksi diluar flatform agar tidak tertipu seller yang ada di flatform,” tegasnya.

Lanjutnya, faktor lupa punya aplikasi atau saat login lupa password, tidak bisa check out seperti, atau pilih barang, itu semua yang jadi kendala enggannya ibu ibu berbelanja.

Flatform sendiri kata Rissa saat ini tengah fokus untuk kategori grosir kebutuhan sehari hari atau kebutuhan pokok.

“Kenapa ke ibu PKK, karena ibu itu yang memberi keputusan saat pembelian, mereka masih suka belanja ke toko, padahal harga di online bersaing. Dan ini juga membantu menurunkan angka covid, supaya diem dirumah tapi tetap belanja,” sarannya seraya mengatakan flatform nya mampu memberi fasilitas pengiriman cepat karena ada warehouse di Cimahi.

“Order hari ini datang hari ini, atau order malam sebeluk makan siang sudah sampe, dan untuk gratis ongkir bagi pengiriman sebesar 1 kg,” tutupnya.

Sementara itu Camat Batununggal Tarya menyampaikan bahwa kegiatan ini terobosan cukup bagus sebagai solusi belanja cerdas.

“Kita ingin masyarakat lebih memahami lagi menyangkut masalah belanja cerdas dengan sistem online saya kira di kita ini cukup banyak aplikasi aplikasi. Dan jd.id ini mau turun ke lapangan, menyampaikan tata cara belanja online,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini kata Tarya, jadi tahu cara belanja online sehingga tidak akan tertipu oleh aplikasi yang mereka unduh.

“Saya pernah belanja, apa yang saya pesan ternyata tidak sesuai pesanan,” ucapnya.

Masih kata Tarya, dengan belanja online ini bertujuan juga memutus rantai penyebaran covid-19 karena pembeli dan penjual tidak kontak langsung.

“Sudah 3 minggu ini tidak ada kasus tapi kemarin di pisicov ada 3 orang dari kelurahan Cibangkong, kelurahan Maleer, dan kelurahan Binong. Untuk Cibangkong di RW 02 itu warga kita, sedang yang di Maleer bukan warga kita karena sudah pindah ke kota lain,” ungkapnya.

“Dia terpapar pulang dari Arab tetapu orangnya tidak ada di kita hanya saja KTP disini. Jadi pisicov berdasarkan KTP ya kesin, kemungkinan termasuk omicron atau tidak kami belum tahu, mungkin yang pulang dari Arab omicron,” ucapnya.(kai)

Berita Terbaru