Senin, September 26, 2022
spot_img

Soal Kenaikan Harga BBM, Kota Bandung Hanya Bisa Pastikan Stok Tersedia

BerandaKota BandungSoal Kenaikan Harga BBM, Kota Bandung Hanya Bisa Pastikan Stok Tersedia

BANDUNG – Sejak bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax naik, banyak kalangan pihak berimbas pada naiknya harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok.

Hal tersebut dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Menurutnya ada kemungkinan berimbas ke harga bahan pokok karena bagaimanapun transportasi guna pengiriman bahan pokok naik lebih dari 30 persen komponen barang.

“Mungkin aja kalau dihiting kenaikan itu mungkin berpengaruh kenaikan komoditas apapun yang melalui jalur transportasi rata rata jalur transportasi kan,” ucap Yana di jalan Cicendo, Senin (4/4/2022).

Sedang soal mengintervensi tarif angkot sendiri Yana mengaku harus mengkaji terlebih dulu.

“Kaji dulu mungkin saja angkot gak mau kalau terlalu tinggi operasionalnya. Secara tata niaga kita gak bisa bagaimana bagaimana, hanya soal kepastian stok itu yang kita lakukan. Harga murah atau mahal tapi barang gak ada percuma. Kita tidak bisa intervensi harga, hanya memastikan stok saja,” ucapnya.

Disinggung soal operasi pasar murah atau bazar murah diakui Yana hanya bazar yang bisa dilakukan.

“Kalau OP harus ada bantuan pabrikan dan itu pemerintah pusah. Tetapi kalau bazar itu pelaku usahanya berikan potongan dalam upaya promosi atau apapun karena ada jalur distribusi yang terpotong sehingga langsung ke pemakai jadi dia mungkin bisa motong harga, upaya kita seperti itu paling bisa kita lakukan,” tutupnya.

Ditempat berbeda anggota Ketua Komisi B Hasan Faouzi menyampaikan sejak harga pertamax naik pertalite mendadak tidak ada alias susah didapat.

“Saya gak tahu ini sistem ekonomi apa yang dipake. Contoh minyak goreng kemasan dengan harga standar malah jadi minyak goreng curah gak ada, tidak ngerti sitem ekonomi seperti apa ini teh,” keluh Hasan saat dihubungi.

Hasan membenarkan ada oknum oknum dibalik ini namun tidak tindakan apapun dari pemerintah baik skala kota, kabupaten, provinsi ataupun pusat.

“Aneh kan ? saya pikir sama satu pemikiran semua partai cari dulu benang merah dimana yang kusutnya dimana, sama mencari tahu masalahnya, mudah mudahan secepatnya ya, saya belum bisa berkomentar apa apa,” tutupnya.(kai)

 

 

 

Berita Terbaru