Rabu, September 28, 2022
spot_img

Boleh Mudik, Dishub Siapkan Personil dan Armada

BerandaKota BandungBoleh Mudik, Dishub Siapkan Personil dan Armada

BANDUNG – Liburan lebaran Idul fitri tahun ini, warga bisa mudik. Namun demikian banyak syarat yang harus dipenuhi para pemudik, diantaranya sudah vaksin dosis 3 atau booster, vaksin dosis 2 plus anti gen berlaku 24 jam, vaksin dosis 1 plus PCR, sedang bagi warga belum vaksin tidak diperkenankan mudik.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi mengaku telah membuat rencana operasi mudik lebaran tahun 2022. Kata Ricky, pihaknya akan menerjunkan 700 personil untuk bertugas di posko mudik dan pos gatur bersama kepolisian dan intansi terkait lainnya.

700 personil itu akan dibagi dua shift dari pukul 06.00 – 20.00 wib. 700 orang itu disetiap posko mudik dan pos gatur dari dishub hanya 8 orang. Lokasinya sendiri yakni di terminal Cicaheum, Leuwi Panjang, ATCS, CC Room, posko PJU, posko derek dan gatur.

Petugas akan disebar mulai tanggal 26 Mei 2022 hingga 10 April 2022 atau pada -H 7 dan +H7. Dan prediksi puncak di perkirakan pada Jumat dan Sabtu (29 April dan 8 Mei).

“Perkiraan jumlah pemudik setelah dihapus tes swab pcr bagi yang sudah boster. Untuk nasional 79,4 juta. Kebanyak ke Jawa tengah sekitar 26,8 persen atau 21,3 juta orang. Untuk mudik ke Jabar sekitar 15 persen atau  11,9 juta orang,” ucap Ricky saat monitoring kesiapan di Stasiun Hall, Jl Kebon Jati, Kamis (7/4/2022).

Masih kata Ricky untuk ketersediaan kursi setiap harinya disiapkan 17.755 di terminal Leuwi Panjang untuk mudik ke wilayah barat Banten, Jakarta, dan Sumatra, dengan jumlah trayek 16, Perusahan Otobus (PO) bis 17, dan jumlah bis 335 unit.

“Yang diizinkan armada ada 891, tapi yang siap operasi (SO) 335 unit, sisanya jadi cadangan siap guna operasi (SGO),” jelasnya.

Sedang untuk diterminal Cicaheum armada memang lebih sedikit pasalnya mudik kearah barat lebih banyak ketimbang ke priangan timur yang menggunakan armada bis selalu sedikit.

7.800 kursi disiapkan per hari di terminal Cicaheum dengan tujuan Sumedang, Tasik, Ciamis, Banjar, Cilacap, Jawa Tengah dan Bali. Trayek disiapkan 35 trayek, PO 27, dan jumlah bis 156 unit daru 453 bis yang sudah ada izinnya.

“Dishub jamin gak ada penumpukan penumpang. Sehingga kami prediksi selama 10 hari ada sekitar 250 ribu pemudik dari Bandung keluar kota Bandung,” tuturnya lagi.

Untuk pengawasan protokol kesehatan sendiri kata Ricky disetiap pintu masuk terdapat plang barcode peduli lindungi. Dimana setiap petugas akan memeriksanya secara langsung.

“Ada pos periksa calon penumpang, kita pastikan dulu petugas harus sehat, baru setiap pemudik pakai masker, jaga jarak, dan ada barcode itu kalau belum vaksin mohon maaf tidak diperkenankan mudik. Himbauan ini terus kita bewarakan disetiap pintu masuk. Kita juga himbau warga selama perjalanan tidak makan dan ngobrol, karena nanti per delapan jam istirahat dulu dan wajib setiap armada ada supir cadangan,” tutupnya.

Berita Terbaru