Rabu, September 28, 2022
spot_img

Targetkan Wali dan Wakil Wali Kota, PKS Bentuk Dewan Pakar

BerandaKota BandungTargetkan Wali dan Wakil Wali Kota, PKS Bentuk Dewan Pakar

BANDUNG – Meski kontestasi politik baik itu pemilihan kepala daerah (Wali Kota dan Wakil Wali Kota) ataupun anggota legislatif (DPRD) di Kota Bandung masih jauh namun hingar bingarnya sudah mulai terdengar.

Beberapa partai sudah menyiapkan para calon legislatif ataupun calon wali kota dan wakil kota nya, seperti dilakukan Partai Keadilan Sejatera (PKS), pihaknya membentuk dewan pakar, dimana targetnya pada tahun 2024 nanti PKS memiliki satu paket wali kota dan wakil wali kota serta raihan 26 kursi di legislatif.

“Tentunya adanya dewan pakar ini erat kaitannya termasuk perjalanan PKS dalam pelayanan ke masyarakat. Pada pilkada nanti kita menargetkan punya  wali kota dan wakil wali kota dari PKS,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bandung Kahirullah, usai silahturahmi Dewan Pakar di DPD Jl Katamso, Minggu (10/4/2022).

Disinggung soal menargetkan satu paket pasangan kepala daerah dari partainya sehingga tidak harus berkoalisi dengan partai lain, menurut Khairullah tidak demikian.

PKS akan melihat konstelasi politik nanti, namun karena keputusan target itu telah dicantumkan dalam amanah musyawarah daerah PKS bawa target wali dan wakil dari PKS.

“Untuk legislatif 2024 pun PKS targetkan 26 kursi atau 2 x lipatnya dari saat ini. Jadi tentu saja arahan pembentukan dewan pakar ini ada kesana dan upaya kita  menghadapi permasalah dengan dinamikanya,” bebernya seraya mengatakan para dewan pakar berpeluang menjadi calon legislatif.

Pembentukan dewan pakar sendiri kata Iyung sapaan akrab Khairullah yakni merupakan salah satu amanah struktur agar dibentuk dewan pakar, setelah sebelumnya di tingkat pusat, wilayah dan kini tingkat daerah.

“Namanya didunia politik, multi dimensi dan kita sadari kekurangan kita tidak semua urusan kita pahami. Dewan pakar ini memberikan pertimbangan kepakaran yang kompleksitas, sehingga  masalah apa saja yang dihadapi dan dapat memberikan masukan untuk menghadirkan kebijakan ke masyarakat. Dewan pakar pun bisa memotret masalah sehingga lebih luas dan solusi lebih tepat,” terangnya.

Semua yang hadir dalam silahturahmi dewan pakar itu kata Iyung ada sekitar 15 orang dari berbagai kepakarannya yang akan direkrut.

Selain dari berbagai keahliannya, usia pun tidak menjadi batasan para pakar ini. Mereka akan bertugas pada periode 2022-2025.

“Kita akomodir semua kepakaran dengan sendirinya otomatis mereka kampanye sendiri mungkin ke kolega kolega bahwa mereka merupakan pakar di PKS. Selama ini di PKS yang bertugas dan aktif lama tidak ada gaji,” jelasnya.

Para dewan pakar ini lanjutnya diminta atau tidak untuk rutin memberikan masukan, hal hal apa saja yang perlu dilakukan partai sehingga tidak temporer tapi sebaliknya setiap saat PKS terbuka menerima masukannya.

Sementara itu terkait kepala daerah Kota Bandung kini tidak ada wakil wali kota, menurut Iyung karena periode kepemimpinan saat ini sampai September 2023 maka akan ada kekosongan, itu berarti kota Bandung akan kembali di isi oleh pelaksama tugas (Plt) utusan pemerintah pusat.

“Jadi waktu kekosongan itu merupakan kompetisi kita dengan partai lain dan akan  dimaksimalkan,” tandasnya. (kai)

 

 

 

 

Berita Terbaru