Kamis, Desember 8, 2022
spot_img

COVID-19 Menghantui Jelang Mudik Lebaran 2022, Begini Strategi Pemerintah Tekan Kasus Penularan

BerandaHeadlineCOVID-19 Menghantui Jelang Mudik Lebaran 2022, Begini Strategi Pemerintah Tekan Kasus Penularan

JAKARTA – Pemerintah mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah penyebaran COVID-19 selama musim mudik Lebaran 2022.

Salah satu strategi yang digencarkan yaitu vaksinasi primer mau pun booster bagi calon pemudik selama Ramadan.

“Antara lain, dengan optimalisasi program vaksinasi Covid-19 secara lengkap termasuk booster yang dilaksanakan selama Ramadan ini,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam keteranganya, Kamis, 14 April 2022.

Atas hal itu, kata dia, pemerintah telah menyediakan sejumlah sentra vaksinasi di titik keberangkatan mudik.

“Vaksinasi ini memang diutamakan di wilayah tempat pemberangkatan mudik seperti Jabodetabek, Jabar, Jateng dan kota-kota besar di Jatim dan kota luar Jawa termasuk Medan, Makassar, dan sekitarnya,” terang Muhadjir.

Tak hanya disiapkan di tempat pemberangkatan mudik, pemerintah juga gencar melakukan vaksinasi di daerah tujuan mudik.

“Tempat yang menjadi tujuan mudik juga kita siapkan. Karena itu vaksinasi ini tetap kita gencarkan di semua sektor semua bagian dan kita gunakan momentum Ramadan ini kita adakan vaksinasi Ramadan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masyarakat diperbolehkan mudik atau pulang kampung pada perayaan Idul Fitri 2022 asal telah divaksin COVID-19 lengkap berikut booster.

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik lebaran juga dipersilahkan, juga diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster,” kata Presiden dalam konferensi pers daring dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Maret 2022.

Ia mengingatkan, meski diperbolehkan, aktivitas mudik harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang ketat.

Pemerintah mengizinkan aktivitas mudik pada tahun ini karena mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19 yang terus membaik. Perbaikan situasi pandemi COVID-19 membawa optimisme menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2022.

Pada Ramadan tahun ini, kata Jokowi, umat muslim dapat menjalankan salat tarawih secara berjamaah di masjid mau pun musala.

“Tahun ini umat muslim dapat salah tarawih di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah pada 2022 masih melarang pejabat dan pegawai pemerintah untuk menyelenggarakan buka puasa bersama dan juga griya lebaran atau open house.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap jalankan protokol kesehatan, disiplin pakai masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak,” kata Jokowi.(fin.co.id)

Berita Terbaru