Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Ratusan Warga Ikuti Ngaji On The Road

BerandaKota BandungRatusan Warga Ikuti Ngaji On The Road

BANDUNG – Ratusan warga mulai dari pria, wanita, anak anak, muda mudi, hingga lansia tampak khusyuk membaca ayat ayat suci Al-Qur’an dalam rangka ngaji on the road memperingati nuzulul Qur’an.

Bahkan lantunan ayat suci Al-Qur’an itu terdengar sahdu tak kalah dengan hiruk pikuk bisingnya deru kendaraan bermotor disepanjang trotoar jalan Dago hingga taman Cikapayang.

Pemandangan tak biasa itu ternyata dicetuskan DPD dan Garuda Keadilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama dalam rangka memperingati nuzulul Quran.

“Ini syiar Al-Qur’an, sehari bersama Al-Qur’an. Maksud dan tujuananya, karena kita syiar tujuan utama syiar kita mengimbau mengajak masyarakat mari mencintai alquran kita pelajari isinya amalkan apa yang ada di dalam alquran,” ajak Ketua DPD PKS Kota Bandung, Khairullah di lokasi, Selasa (19/4/2022).

Karena ingin membumikan Bandung dengan Al-Qur’an, pihaknya menargetkan 1000 peserta masyarakat serta kader PKS turun dan melakukan tadarus atau mengaji masal dijalan.

“Dari macam macam kalangan ya, ada dari PKS, berbagai lembaga Qur’an, kelompok pengajian dan masyarakat umum. Kita siapkan stok Qur’an bagi warga yang mau bergabung. Teknis bacanya kita dikasih kupon supaya sekali duduk ngaji 30 juz dibagi bagi ada juz satu, dua dan sebagainya, satu orang satu juz,” jelasnya.

Selain bagi warga sudah mahir baca Qur’an warga yang belum bisa dan mau turut serta pun, kata Khairullah bisa ikut.

“Kita di PKS menyiapkan istilahnya guru ngaji kalau masyarakat mau belajar ngaji. Pilih kita dijalan ini Dago karena dibatasi perizinan awalnya mau di jalan Asia Afrika tapi tidak diizinkan jadi disini. Insya allah target 1000 orang datang karena ini terus bergelombang,” ungkapnya.

Untuk mengaji on the road sendiri kata Khairullah baru pertama kali.

“Insya allah namanya syiar dakwah mengajak masyarakat kembali dan mencintai Al Qur’an. Sebenarnya kita rutin mengaji seperti ini tapi di kantor,” terangnya.

Selain Khairullah, Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan pun hadir. Perasaan Teddy membaca kitab suci ditempat ramai tersebut lebih bergetar hatinya.

“Menikmati bandung bisa tilawah itu sesuatu, coba kita bayangkan di palestina sambil dibombardir. Di bandung nyaman sekali terus juga udaranya enak dan nikmat.

Kita masih bisa tilawah kaya gini jadi beda,  di masjid suasana umumnya biasa kalau disini saya terasa luar biasa,” ungkap Teddy.

Masih kata Teddy membaca Qur’an di ruang publik tidak membuat buyar konsentrasi.

“Iya karena dengan banyak baca Al-Qur’an di ruang publik itu jauh dari kemaksiatan, dari pikiran kotor. Salah satu syarat bandung unggul, orang-orangnya berpikiran positif energi kebaikan. Baca Qur’an agar bangkit lagi dan kreatif apalagi pasca pandemi harus banyak sesuatu yang baru membuat berpikir terstimulus melakukan hal baru,” ujarnya.

“Silahkan coba duduk disini saya baru baca Qur’an di pinggir jalan begini lebih nikmat gak keganggu dengan bising kendaraan. Disyukuri kita punya kota begini, ini cara baru menikmati quran dan kota bandung,” ajaknya.

Ketua RW 06 Babakan ustadz Rahmat pun mengaku akan meniru kegiatan ini untuk diwilayahnya.

“Kalau ini mengaji di trotoar kalau disaya nanti mengaji di gang gang,” ucapnya. (kai)

Berita Terbaru