Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Bukan Hanya Gerindra, PKS pun Akan Rawat Koalisi

BerandaKota BandungBukan Hanya Gerindra, PKS pun Akan Rawat Koalisi

BANDUNG – Setelah Yana Mulyana resmi dilantik menjadi Wali Kota Bandung dan kemudian partai Gerindra menyatakan akan tetap merawat koalisi atau hubungan baik dengan PKS sebagai pengusung pemenang pilkada 2018. PKS pun mengaku akan tetap menjaga koalisi tersebut.

“Salah satu cara menjaganya ya kita pertama terus DPRD mengawasi kinerja Wali Kota siapapun walkotnya. Karena tugas DPRD begitu dan PKS itu fraksi terbesar sehingga kita awasi jalan pemerintahan ini,” ujar Ketua DPD PKS Kota Bandung Khairullah.

Selain itu kata Khairullah memang ada janji kampanye. Dimana dulu perumusannya melibatkan partai koalisi.

“Siapapun Wali Kota menang pilkada apalagi PKS pengusung takdir allah mang meninggal dunia. Ada janji kampanye itu tetap naik, karena janji ke masyarakat kita awasi dan insyaallah tetap membantu perjuangkan lah,” jelasnya.

Khairullah berharap perawatan koalisi ini ada pertemuan rutin. Karena Bandung ini tidak bisa diurus sendiri, harus kolaborasi dan salah satu caranya dengan pertemuan.

“Teknisnya bisa kita undang atau bisa diundang, kalau ada bab hal harus dibahas harus selesaikan kita duduk bersama,” tandasnya.

Masih kata dia, DPRD dan Pemkot Bandung merubah RPJMD yang tadinya memang prioritas utama pembangunan infrastruktur. Namun karena kondisi dan situasi kondisi alami pandemi yang berefek pada ekonomi negara khususnya Kota Bandung maka akhir pada tahun 2021 perubahan RPJMD  menjadi prioritas pemulihan ekonomi.

“Kalau bergerak infrastruktur menjadi pemulihan utama maka dibangun kemudian banyak membuka lapangan kerja sifatnya padat karya,” ucapnya.

Ditambahkan Ketua DPRD Kota Bandung  notabene kader PKS Teddy Rusmawan menitipkan agar pembangunan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Segera diselesaikan Juli lelang penggunaan dan pemanfaatanya.

“Agar bisa diselesaikan biar buat persib sebagai homebase. Karena aset paling mahal di kota Bandung, jangan sampai terbengkalai rusak, GBLA itu potensi pertumbuhan ekonomi nya besar terutama untuk masyarakat sekitar, ya kebangkitan Bandung,” tandasnya.

“Disana itu  multi efeknya besar bukan hanya main bola sekarang sudah jadi industri, sudah diurus tapi perlu ada percepatan jangan sampai hanya berharap berharap saja harus optimal. Jangan sampai terganggu karena perubahan SOTK,  PJU PJL aja sekarang bukan di dishub tapi DPU,” pungkasnya.

Berita Terbaru