Minggu, Oktober 2, 2022
spot_img

Sejak Senin Pemudik Mulai Melintas di Bandung

BerandaKota BandungSejak Senin Pemudik Mulai Melintas di Bandung

BANDUNG – Sejak Senin (25/4/2022) jalur jalur persimpangan Kota Bandung tampak sudah dilintasi pemudik. Bahkan dari sore menjelang malam pada pemudik yang melintas di Kota Bandung terus berdatangan.

Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Khoirul Rijal, menjelaskan jam rawan macet di Kota Bandung sejak sore hari pukul 15.30 – 18.00 wib atau bada adzan magrib.

Pantauan dari Alat Pengendali Isyarat Lalu Lintas di Area Traffic Control System (Apil ATCS) dari arah barat di stopan jalan Sukarno – Hatta  ke Cibiru bangak masuk pemudik roda 2 (sepeda motor) tandanya membawa barang baik depan maupun belakang.

“Disinyalir mudik, prediksi Jumat – Sabtu –  Minggu besok puncak mudik, roda 4 (mobil) memang bisa via tol kecuali dia beli oleh oleh dulu ke Bandung,” ucapnya.

Rijal menyarankan bagi pengendara roda 2 agar jangan membawa barang berlebihan jangan sampai menganggu stabilitas pengendara, disarankan motor laik jalan diservice dulu, bawa obat obatan, tidak main hp, helm di klik, pake masker, sarung tangan, sepatu, jangan memaksakan kalau ngantuk, lapar makan dulu.

“Bagi penumpangnya kami sarankan tidak ngantuk, selalu berpegangan pada pengemudi. Dan barang bawaan tidak terlalu berat demi kenyaman dan keselamatan dirinya, kalau bawa anak pake jaket dan helm, agar mata anak tidak masuk debu atau bintang yang berterbangan ke mata sehingga masa depan atau penglihatannya nanti terganggu,” sarannya.

Bagi pengendara roda 4 Rijal pun menyarankan agar mobil laik jalan, selalu menggunakan sabuk pengaman, jika kondisi jalan berkabut jangan memaksakan. Dan untuk mobil matic jika ada jalan turunan panjang dan tajam agar hati hati, bila rem terasa panas agar berhenti.

Rijal pun memaparkan dari arah jalur utara ada 2 pintu masuk ke jalan Setiabudi dan Ir H Djuanda, via Setiabudi di pertigaan Setiabudi – Sersan Barjuri meruapakan titik paling krusial arah kemacetan.

“Tetapi sudah menempatkan personil gabungan dengan kepolisian, dishub provinsi jabar kita sudah antisipasi, dari Ir Djuanda biasa dibuka melalui jajaway atau Dago bengkok, sesudah terminal Dago ada dua jalur ke kiri. Pertama melalui perumahan kompleks Citra Green Dago ke bawah keluar ke Punclut yang kedua sesudahnya ada jajaway namanya keluar Lembang KBB, itu pas dipertigaan antara jalan Djuanda ke Citra Green Dago Jajaway,” jelas Rijal.

Untuk arah timur lanjutnya, hanya satu pilihan pintu masuk yakni bundaran Cibiru.

“Disitu krodit semua titik karena ada pengeteman angkot, elf, pertemuan kendaraan dari Soeta – AH Nasution disitu ada bus truk apalagi jalan menyempit, AH Nasution – Soeta ke Cibiru menyempit jalur, itu akses utama r 2 arah barat ke timur via Kota Bandung,” pungkasnya.

Masih kata Rijal, biasanya dari Cibiru ke Simpang saat cuaca banjir akan mengalami macet namun kondisi normal jarang antrian. Untuk di AH Nasution ada pasar tumpah di Ujung Berung meleber ke jalan ditambah ngetem angkot dan orang belanja.

Sedang untuk di Cicaheum rutinitas warga di pagi hari dari timur ke kota atau sore hari dari kota ke timur.

“Apalagi 7 hari ini mobilitas tinggi, faktor cuaca pengaruh jadi banyak pakai mobil, sepanjang AH  Nasution ada satu titik rawan macet di Cikadut bila hujan di SPBU sampai setengah meter gak bisa jalan kendaraan, makanya antrian ke Cicaheum dan Lapas Sukamiskin padat tapi kalau kondisi lancar antrian saja keluar masuk terminal,” paparnya.

“Akses utara macet di Cikadut Pasir Impun itu juga karena rutinitas. Sepanjang jalan Sukarno Hatta kebanyakan pakai R 2 dari arah Barat yakni Bogor, Jakarta, Karawang  sepanjang bisa mengalir baik walaupun melambat bisa kita maksimalkan, kita upayakan yang di jalan Sukarno Hatta bisa kita kendalikan dan akan diprioritaskan,” jelasnya.

Banyak permintaan kenapa di setopan jalan Sukarno Hatta macet, kata Rijal karena disama sudah pada titik jenuh, semua kaki simpang cukup tgi traffic lghitnya, sehingga pihaknya menyarankan dibangun fly over dan itu sudah masuk angenda pusat. (kai)

 

 

 

Berita Terbaru