Sabtu, Oktober 1, 2022
spot_img

Pasar Baru Menggeliat Tapi Belum Signifikan

BerandaKota BandungPasar Baru Menggeliat Tapi Belum Signifikan

BANDUNG – Pasar terbesar dan pusat grosir penjualan pakaian, makanan, dan oleh oleh haji Pasar Baru mulai menggeliat paska dua tahun terdampak pandemi covid-19.

Pasar iconik ini sejak ramadan beberapa waktu lalu mulai ramai dikunjungi pembeli dari berbagai daerah baik warga Bandung maupun luar Bandung.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) Iwan Suhermawan mengatakan pada ramadan pertama kunjungan mencapai angka 5 ribu orang.

“Tingkat kunjungan sekitar menjelang 2 minggu lebaran 5 sampai 10 ribu orang, memang masih warga lokal dan luar Bandung, Jateng, 80 persen bahkan luar pulau Sulawesi Lampung, warga Malaysia ada tapi tidak banyak,” ujar Iwan saat ditemui di Pasar Baru.

Angka itu lanjutnya masih jauh dari saat normal sebelum pandemi atau diangka 20 30 ribu.

“Bahan pokok dan migas naik, pengganguran akibat pandemi naik, mungkin itu jadi salah satu penyebab menurunnya daya beli. Kalau lebarannya saya pikir mereka memaksakan ya,” tuturnya lagi.

Paska lebaran atau sejak buka kembali tanggal 4 Mei lalu kata Iwan kondisi Pasar Baru masih terpantau bagus. Pedangang yang sudah membuka usahanya lagi sekitar 10 – 20 persen dari 4200 pedagang.

“Pas pandemi kan banyak yang sampai jual jonkonya nah sekarang sudah 65 70 persen pedagang mulai buka kembali,” ungkapnya.

Para pedagang sendiri kata Iwan mengaku optimis Pasar Baru akan menggeliat kembali, pasalnya ada beberapa momentum yakni musim hajatan, musim ibadaj haji dan umroh, serta ajaran tahun baru. (kai)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru