Rabu, September 28, 2022
spot_img

Edwin Minta Polisi Usut Tuntas Penemuan Bom Di Jalan Asia Afrika

BerandaKota BandungEdwin Minta Polisi Usut Tuntas Penemuan Bom Di Jalan Asia Afrika

BANDUNG – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas penemuan senjata api AKA 47 buatan rusia, peluru, bahan peledak, dan benda mirip bom di Jalan Asia Afrika pada Senin (6/6/2022) malam lalu.

“Sudah ditemukan bom, AKA 47 bahan peladak, dan berapa ratus peluru di jalan Asia Afrika agar diusut sampai tuntas oleh kepolisian,” ujar Edwin diruang kerjanya, Jumat (17/6/2022).

Edwin meminta agar aparat menelusuri siapa pemilik benda benda tersebut, jangan sampai adanya penemuan tersebut kembali menyudutkan salah satu agama atau golongan.

“Selama ini diidentikan dengan Islam, padahal kan tidak. Bisa jadi pemiliknya adalah jaringan terorisme tapi yang disalahkan kan,” tandasnya.

Kata politisi Golkar ini penemuan barang tersebut harus diusut, ditelusuri dan diketahui apa motifnya menyimpan barang barang tersebut disitu.

Karena ditemukan dilokasi bangunan tua tak berpenghuni, kemungkinan aparat  kesulitan menemukan pelaku penyimpannya, namun menurut Edwin seharusnya tidak sulit, pasalnya tinggal diusut siapa pemilik bangunan itu atau yang merawatnya, jika terus dirunut maka bisa segera diketahui pemilik dan motifnya.

Edwin menegaskan kasus ini jangan sampai dipeti es kan, justeru harus  dibuka sehingga diketahui apa motifnya.

“Jangan dipeti es kan ya, nanti lama lama hilang begitu saja. Tetapi harus diusut sampai tuntas,” tegasnya.

Disinggung kemungkinan ditemukan barang serupa di lokasi banguan tua dan kosong lainnya. Edwin setuju, kata dia kemungkinan di lokasi lain pun ditemukan barang berbahaya itu.

“Mungkin saja ada, tapi diperiksa atau tidaknya bangunan lain kita persilahkan pada aparat yang berhak, waktu pengusutan kapam selesai juga, silahkan terserah aparat,” ungkapnya.

Dari sisi kondusifitas kota Bandung, Edwin mengklaim kota Bandung aman, penemuan barang berbahaya itu hanya kasuistik, karenanya ia mengapresiasi penemuan dan proses yang kini sedang berjalan.

Hanya saja, untuk kewaspadaan ia berharap besar kasus penemuan ini tidak menguap begitu saja.

“Bandung tetap kondusif, kita himbau ke warga jika ada pendatang baru atau asing yang mencurigakan agar dilaporkan, jaga kota Bandung ‘Panceug di galur, akur jeng dulur, babarengan jaga lembur, silah asah, silih asuh, silih ngawangiken,” imbuhnya.

Masih kata Edwin Dinas terkait pun bisa melakukan pemeriksaan jika memang itu dibutuhkan.

Seperti diberitakan Senin (6/6/2022) lalu, kota Bandung sempat digegerkan penemuan senjata api (Senpi) jenis AKA 47,  benda mirip bom, bahan peledak dan ratusan peluru di bangunan kosong Jalan Asia Afrika tepatnya di Simpang Lima.

Kala itu salah seorang warga melaporkan penemuannya ke Polsek Lengkong.

Kapolsek Lengkong Kompol Nurjaman membenar warga menemukan barang barang tersebut.

Kompol Nurjaman juga mengatakan, petugas Polsek Lengkong telah mengamankan lokasi penemuan dengan memasang garis polisi dan menunggu tim Jibom Detasemen Gegana Brimob  Polda Jabar untuk mengevakuasi senjata dan benda tersebut. (kai)

 

 

Berita Terbaru