Rabu, Oktober 5, 2022
spot_img

Elly Optimis Pasar Kreatif 2022 Mampu Raup Rp 6 Miliar

BerandaKota BandungElly Optimis Pasar Kreatif 2022 Mampu Raup Rp 6 Miliar

BANDUNG – Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Elly Wasliah mengaku optimis pasar kreatif ke-3 tahun 2022 ini mampu meraup omset hingga Rp 6 miliar.

Hal itu terlihat berdasarkan pengalaman tahun lalu mampu meraih target Rp 4,6 miliar.

“Tujuannya pemulihan ekonomi terutama bagi 200 pelaku usaha ini. Selain itu pasar kreatif juga dalam rangka peringatan hari jadi kota bandung dan program peningkatan penggunaan barang negeri atau bangga produk lokal,” jelas Elly di pasar kreatif Trans Studio Mal, Jumat (1/6/2022).

Pasar kreatif tersebut berlangsung di 6 mal, masing masing selama 10 hari. Sejak tanggal 1 – 10 Juli di TSM, kemudian di 5 mal lainnya yakni Festival Citylink, Paris Van Java (PVJ), 23 Paskal, Kings Shoping Center, dan Ciwalk.

Kata Elly, untuk pelaku usaha atau tenant yang dihadirkan setiap mal berbeda kurang lebih di 1 mal terdapat 30 pelaku usaha atau seluruhnya ada 180 pelaku usaha.

“Tetapi ada mal tertentu yang memberi tambahan buat pelaku usaha. Saya optimis tercapai karena pemulihan ini semakin mengelit pertumbuhan ekonomi bagus, saya terharu baru pembukaan sebentar barang yang dijual habis seperti baso aci dan lainnya, ini menunjukan pengunjung sudah antusias, pasar kreatif sudah dinantikan. Kita berharap memberikan¬† keberkahan bagi para pelaku usaha ya,” ucapnya.

Masih kata Elly, untuk para pelaku usaha yang bisa dibawa ke pasar kreatif itu terlebih dahulu mengisi link peserta pasar kreatif yang disosialisasikan di akun instragram Disdagin Kota Bandung.

“Ini tidak semua yang lama ikut yang tahun lalu ikut ya, ada 50 pelaku usaha baru dan mereka itu tahun lalu waiting list. Ia daftar 1 tahun lalu baru bisa dibawa kecuali tiba tiba ada yang mengundurkan diri bisa kita lihat waiting list nya. Namun harus diperhatikan kurasi ya. Kita sampaikan juga ini gratis tidak dipungut, pelaku usaha hanya membawa produk, ini kerjasama disdagin dan deskranasda didukung APPBI dan BJB,” tandasnya.

Salah seorang pelaku usaha sendiri mengaku senang ada pasar kreatif ini. Pasalnya selain bisa berjualan di mal secara gratis juga bisa memperkenalkan produk dagangannya ke khalayak.

“Pengennya lama ya, tapi alhamdulilah diberi waktu 10 hari pun sudah sangat bersyukur, semoga kedepan bisa diikutkan lagi,” ujar pelaku usaha dibidang kuliner. (kai)

 

 

Berita Terbaru