Jumat, Agustus 5, 2022
spot_img

Komisi I DPRD Kota Bekasi: Evaluasi Soal Izin Minuman Keras

BerandaParlemen & PolitikKomisi I DPRD Kota Bekasi: Evaluasi Soal Izin Minuman Keras

KOTA BEKASI – Komisi I DPRD Kota Bekasi akan lebih rinci memantau Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan dari Tempat Hiburan Malam (THM).

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Faisal mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi untuk mengevaluasi kembali PAD yang didapat dari THM.

Ini menyusul penutupan THM Holywings Summarecon beberapa waktu lalu.

Meski begitu, pemantauan PAD THM utamanya di daerah ada bertabrakan dengan dengan sistem perizinan pusat Online Single Submission (OSS).

Di satu sisi OSS kata Faisal memudahkan perizinan usaha namun di sisi lain hal tersebut menyulitkan pemantauan daerah karena untuk memperoleh izin, si pemohon tidak melalui survey lokasi, tempat usaha maupun produk yang dijual belikan.

“Kalau boleh diilustrasikan. Pemerintah pusat lebih memudahkan orang berinvestasi dalam bentuk apapun.
Sehingga perizinan akan dibuat jauh lebih mudah. Untuk mendapatkankannya (izin melalui OSS) pun tidak perlu bertemu dengan orang. Tapi dari 5.000 itu wewenang Kota dan Kabupaten hanya 1.115. artinya 70 persen izin itu tidak diketahui oleh DPMPTSP,” terangnya.

Ia juga mencontohkan, untuk mengeluarkan izin minuman keras untuk mengedarkan dan menjual itu izinnya tidak di Kota dan Kabupaten. Tetapi di provinsi, artinya kalau provinsi memberikan izin secara tidak langsung DPMPTSP tidak mengetahui.

“Intinya kita ingin dari kejadian ini melahirkan kebijakan baru. Yang dapat melindungi masyarakat Kota Bekasi. Yang notabenenya kearifan lokal tidak menginginkan hal-hal seperti tadi,” jelasnya saat menggelar rapat dengan DPMPTSP belum lama ini.

“Kita juga tidak ingin seolah-olah bertabrakan dengan kebijakan dari pusat terkait investasi. karena pusat bicara atas nama investasi saja bagaimana investor mudah dan perekonomian maju. Yang kita permasalahan di sini mirasnya,” tuturnya.(ad/red)

Berita Terbaru