Rabu, September 28, 2022
spot_img

Meiwan: Kalau Masih Kurang Bisa Diperbanyak

BerandaKota BandungMeiwan: Kalau Masih Kurang Bisa Diperbanyak

BANDUNG – Animo masyarakat terhadap pasar murah cukup tinggi, tak heran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung selalu menambah kuota barang yang akan dijualnya.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa menyampaikan, Disdagin menyiapkan 210 kg telur untuk tiap kecamatan. Jika animo masyarakat semakin tinggi, stok telur di Pasar Murah kemungkinan akan diperbanyak.

Pasar murah sendiri berlangsung dari 19 September hingga 11 Oktober 2022 mendatang.

Rabu ini 21 September 2022 kecamatan yang menggelar Pasar Murah antara lain Bandung Kulon, Andir, dan Regol. Sedangkan esok hari akan dilaksanakan di Cidadap, Antapani, dan Cibeunying Kaler.

Beberapa komiditi yang menjadi primadona pada Pasar Murah kali ini adalah telur, beras, dan gas LPJ 3 kg.

“Kalau terkait dengan telur, kita bekerja sama dengan grosir sehingga kita bisa menjual Rp24.000/kg,” papar Meiwan.

“Kalau beras medium pun bekerja sama dengan Bulog Rp8.300/kg, dikemas dalam kemasan 5 kg sehingga harganya Rp42.000/5kg,” papar Meiwan.

Sedangkan untuk gas LPJ 3 kg, dibanderol seharga Rp16.600. Hanya ada 18 kecamatan yang menyediakan gas LPJ 3 kg.

“Dua hari ini antusias warga sangat banyak. Sekarang masih 18 kecamatan saja yang menyediakan gas LPJ 3 kg karena kita sesuaikan dengan ajuan dari pihak kewilayahan,” ucapnya.

Tak ada pembatasan dan syarat khusus untuk pembeli di Pasar Murah. Namun, jika warga ingin membeli gas LPJ 3 kg, harus membawa KTP untuk menunjukkan identitas sebagai warga Kota Bandung.

Di Pasar Murah ini juga menyediakan minyak goreng curah dan kemasan. Untuk minyak goreng “Kita” berada di harga Rp13.000.

“Kalau premium tergantung merek, macam-macam harganya. Tapi masih di bawah pasaran,” imbuhnya. (kai)

Berita Terbaru